Cukai Minuman Berpemanis (Sugar Tax) Resmi Berlaku 1 Juli 2026 di Indonesia
Berita Kesehatan
Cukai Minuman Berpemanis (Sugar Tax) Resmi Berlaku 1 Juli 2026 di Indonesia
Setelah 8 tahun pembahasan, sugar tax akhirnya berlaku. Soda, teh botol, minuman energi naik 8-15% harga. Kemenkes proyeksi konsumsi turun 12% tahun pertama + cegah ~250.000 kasus diabetes baru per dekade.
Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.Kes4 menit baca24 Mei 2026Diperbarui 24 Mei 2026
Setelah 8 tahun pembahasan + lobi dari industri makanan-minuman, Cukai Minuman Berpemanis resmi berlaku 1 Juli 2026 lewat PMK No. 85/2026. Indonesia jadi negara ke-58 di dunia yang menerapkan sugar tax — setelah Inggris, Meksiko, Filipina, Thailand yang sudah lebih dulu sukses.
Tujuan utama: turunkan konsumsi gula tambahan (sekarang rata-rata 92 g/hari per orang Indonesia, 2-3x rekomendasi WHO 25-50 g) untuk cegah epidemi obesitas + diabetes Tipe 2.
Tarif cukai per kategori
Berdasarkan kadar gula (dalam gula per 100 ml):
Kategori
Kadar gula
Tarif cukai
Bebas gula (sugar-free, diet, zero)
0-1 g/100ml
Rp 0 (no tax)
Rendah gula
>1 - 5 g/100ml
Rp 1.500/L
Sedang gula
>5 - 8 g/100ml
Rp 2.000/L
Tinggi gula
>8 g/100ml
Rp 2.500/L
Kategori produk dikenakan
Soft drinks (Coca-Cola, Sprite, Pepsi) — paling banyak kena tarif tertinggi
Teh botol kemasan (Teh Pucuk, Teh Botol Sosro, Frestea)
Minuman energi (Hemaviton, Kratingdaeng, M-150)
Minuman olahraga (Pocari Sweat, Mizone)
Minuman susu rasa dengan gula tambahan
Kopi botol kemasan dengan gula tambahan
Jus buah kemasan dengan gula tambahan (jus 100% buah tidak kena)
TIDAK dikenakan
Air mineral
Susu murni / UHT polos
Yogurt / kefir tanpa gula tambahan
Jus buah 100% (tanpa gula tambahan)
Air kelapa
Minuman fermentasi tradisional (jamu polos)
ASI + formula bayi
Tarif ekstra untuk minuman beralkohol
Diluar cukai miras yang sudah ada — minuman beralkohol BERPEMANIS (cocktail kemasan, alkopop) kena cukai gula DITAMBAH cukai alkohol.
Dampak kesehatan masyarakat (proyeksi)
Estimasi Kemenkes + Bank Dunia (2025 modeling)
Konsumsi minuman manis turun 12-18% tahun pertama (berdasarkan pengalaman Meksiko)
Asupan gula tambahan per kapita turun 8 g/hari rata-rata
Kasus diabetes Tipe 2 baru turun 250.000 per dekade
Obesitas anak (BMI ≥+2 SD) turun 4-7% dalam 5 tahun
Karies gigi anak turun 15%
Cost healthcare savings: Rp 18-25 triliun per dekade
Pengalaman negara lain (5-10 tahun pasca implementasi)
Negara
Tahun
Penurunan konsumsi
Dampak BMI
Meksiko
2014
-7.3% tahun 1
-1.5% obesitas
Inggris
2018
-29% gula di soft drinks (reformulation)
obesity prevalence stabil
Filipina
2018
-8.7% konsumsi soda
masih ongoing
Thailand
2017
-10% konsumsi soda
-1% diabetes incidence
Industri response
Banyak brand akan reformulasi produk untuk turun ke kategori cukai lebih rendah (sudah terjadi pre-implementation di Indonesia: Teh Pucuk turun gula 30% di 2025)
Produk diet/zero akan dipromosikan lebih agresif
Harga produk reguler naik 8-15% di tingkat konsumen
Yang berubah untuk konsumen
Harga estimasi (per 600 ml)
Produk
Harga sekarang
Pasca cukai
Coca-Cola 600 ml
Rp 7.500
Rp 9.000 (+20%)
Teh Pucuk Harum 600 ml
Rp 5.000
Rp 5.800 (+16%)
Pocari Sweat 500 ml
Rp 7.000
Rp 8.200 (+17%)
Air mineral Aqua 600 ml
Rp 4.000
Rp 4.000 (no change)
Susu UHT plain 250 ml
Rp 5.500
Rp 5.500 (no change)
Kopi sachet 3-in-1
Rp 1.500/sachet
Rp 1.700-1.800 (depends gula)
Strategi sehat ⭐
Air putih = teman terbaik (gratis, tidak kena cukai, 0 kalori)
Teh tawar / kopi tanpa gula dari rumah
Air infused (lemon, mint, mentimun) untuk variasi rasa
Susu polos (kalau tidak intoleransi)
Buah utuh vs jus kemasan
Batasi konsumsi minuman manis ke 1-2 kali/minggu (treat, bukan rutin)
Untuk yang sudah diabetes / pre-diabetes
Sugar tax = momentum bagus untuk transisi ke minuman tanpa gula
Diet soda OK dalam jumlah moderat (gula buatan tidak naikkan gula darah, tapi bisa pengaruhi mikrobiom — moderasi)
💡 Bottom line: Cukai gula adalah kebijakan publik berbasis bukti — tidak akan langsung sembuhkan obesitas, tapi mendorong perubahan perilaku gradual. Konsumen yang bijak akan paling diuntungkan: hemat uang + sehat. Plus pendapatan cukai (proyeksi Rp 6.5 triliun/tahun) di-alokasikan untuk program kesehatan masyarakat.
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.