Radang Tenggorokan: Penyebab dan Kapan Benar-Benar Butuh Antibiotik
Penyakit
Radang Tenggorokan: Penyebab dan Kapan Benar-Benar Butuh Antibiotik
Tidak semua sakit tenggorokan butuh antibiotik — justru sebagian besar tidak. Pahami kapan antibiotik benar diperlukan.
Tim Redaksi Sehatku
Disusun Tim Redaksi Sehatku8 menit baca5 Juni 2026Diperbarui 5 Juni 2026
⚕️Sehatku.id
Sakit tenggorokan adalah salah satu alasan tersering orang minta antibiotik. Padahal sebagian besar radang tenggorokan tidak membutuhkannya — dan minum antibiotik tanpa indikasi justru merugikan.
Apa itu radang tenggorokan?
Radang tenggorokan (faringitis) adalah peradangan di tenggorokan yang membuat nyeri dan sulit menelan. Penyebabnya bisa virus, bakteri, atau iritasi (asap rokok, udara kering, asam lambung naik).
Kuncinya: sekitar 80% radang tenggorokan disebabkan virus dan sembuh sendiri tanpa antibiotik.
Catatan: ini hanya petunjuk. Kepastian tetap dari pemeriksaan dokter, kadang dengan tes usap tenggorokan.
Proteksi Kesehatan
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Antibiotik hanya bermanfaat bila penyebabnya bakteri, khususnya radang streptokokus. Tanda yang membuat dokter mempertimbangkan antibiotik:
Demam tinggi tanpa batuk/pilek
Bercak nanah di amandel
Kelenjar leher depan bengkak dan nyeri
Hasil tes usap streptokokus positif
Untuk radang akibat virus, antibiotik tidak mempercepat sembuh, tidak mencegah komplikasi, dan memicu resistensi. Jangan memaksa minta antibiotik; percayakan pada penilaian dokter.
Cara meredakan di rumah
Untuk sebagian besar kasus (virus):
Kumur air garam hangat beberapa kali sehari.
Banyak minum air hangat; madu (untuk usia di atas 1 tahun) bisa membantu.
Pereda nyeri/demam: parasetamol atau ibuprofen.
Permen pelega tenggorokan dan istirahat suara.
Hindari rokok dan udara kering.
Tanda bahaya
Segera ke dokter atau IGD bila:
Sulit menelan air liur atau sulit bernapas
Suara berubah dan air liur menetes (curiga sumbatan)
Demam tinggi dengan nyeri hebat dan tidak membaik dalam seminggu
Muncul ruam, nyeri sendi, atau bengkak leher hebat
Dengan memahami bahwa sebagian besar sakit tenggorokan adalah virus, Anda ikut menjaga antibiotik tetap ampuh saat benar-benar dibutuhkan.
Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz
Cashless di RS rekanan · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.