Vitamin D: Apakah Anda Butuh Suplemen? Dosis, Sumber, Defisiensi
Obat-obatan
Vitamin D: Apakah Anda Butuh Suplemen? Dosis, Sumber, Defisiensi
Negara tropis seharusnya kaya vitamin D, tapi gaya hidup indoor + kulit gelap = defisiensi tetap tinggi di Indonesia.
Tim Redaksi Sehatku
Disusun Tim Redaksi Sehatku6 menit baca18 Mei 2026Diperbarui 18 Mei 2026
⚕️Sehatku.id
Vitamin D sebenarnya bukan vitamin biasa - lebih mirip hormon karena tubuh bisa memproduksinya sendiri dari kulit yang terkena UV-B matahari. Tapi survei nasional Indonesia menunjukkan 60-90% populasi vitamin D <30 ng/mL (defisien atau insufisien).
Apa itu vitamin D?
Vitamin D ada 2 bentuk:
D2 (ergocalciferol) - dari sumber tumbuhan/jamur
D3 (cholecalciferol) - dari sumber hewan + produksi kulit (lebih efektif)
Fungsi:
Penyerapan kalsium di usus (utama)
Kesehatan tulang - cegah osteoporosis, rakitis
Imunitas - data baru menunjukkan defisiensi tingkatkan risiko infeksi
Otot - kekuatan, cegah jatuh pada lansia
Beberapa hubungan dengan: diabetes, jantung, kanker, autoimun (data masih dieksplorasi)
Kenapa orang Indonesia defisien?
Walau Indonesia tropis, banyak faktor:
Indoor lifestyle - kerja kantor seharian, AC
Hijab/pakaian tertutup - paparan kulit minimal
Kulit gelap (Fitzpatrick IV-V) - butuh paparan 3-6x lebih lama dari kulit putih
Sunscreen rutin - SPF 30 = blok 95% UV-B
Polusi udara perkotaan - menyerap UV-B
Usia >50 - produksi kulit turun
Obesitas - vitamin D disimpan di lemak, tidak terpakai
Polusi makanan - sumber alami (ikan berlemak) jarang
Tinggal di kota besar dengan banyak gedung tinggi
Vegan/vegetarian ketat
Proteksi Kesehatan
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.