Lewati ke konten
AntibiotikResep dokter

Amoxicillin

Antibiotik golongan penicillin untuk infeksi bakteri saluran napas, telinga, kulit, dan saluran kemih.

Nama generik
Amoxicillin
Nama dagang
Amoxsan, Yusimox, Kalmoxillin
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 8 Mei 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Infeksi saluran napas atas (sinusitis, tonsilitis)
  • Otitis media (infeksi telinga tengah)
  • Infeksi kulit
  • Infeksi saluran kemih ringan
  • Eradikasi H. pylori (kombinasi)

Dosis

Dewasa
250-500 mg setiap 8 jam, atau 500-875 mg setiap 12 jam selama 7-10 hari.
Anak
20-50 mg/kg berat badan/hari dibagi 3 dosis. Maksimal 90 mg/kg/hari untuk infeksi berat.

Efek Samping

  • Diare (umum)
  • Mual, muntah
  • Ruam kulit
  • Reaksi alergi (gatal, bengkak, sesak - segera ke IGD)
  • Kandidiasis (jamur mulut/vagina) pada penggunaan lama

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Alergi penicillin atau cephalosporin
  • Mononucleosis (risiko ruam berat)

Interaksi dengan Obat Lain

  • Allopurinol - naikkan risiko ruam
  • Methotrexate - naikkan toksisitas
  • Pil KB - efek KB bisa turun

Peringatan Penting

  • HABISKAN seluruh dosis walau gejala sudah hilang - cegah resistensi bakteri
  • Beri tahu dokter jika alergi obat apapun
  • Konsultasi dokter jika diare berlanjut

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori B - relatif aman

Estimasi Harga

Rp 500 - Rp 3.000 per kapsul 500mg (generik)

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Amoxicillin
  2. 2. WHO Antibiotic Stewardship

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.