Antasida
Antasida kombinasi yang menetralkan asam lambung secara cepat untuk meredakan gejala maag, nyeri ulu hati, dan heartburn. Tersedia dalam bentuk tablet kunyah dan suspensi.
- Nama generik
- Aluminium Hidroksida + Magnesium Hidroksida
- Nama dagang
- Promag, Mylanta, Antasida Doen, Aludona
Indikasi (Untuk apa)
- Gejala dispepsia: nyeri ulu hati, perut kembung, mual akibat asam lambung
- Heartburn (rasa terbakar di dada akibat refluks asam)
- Tukak lambung dan duodenum (simtomatik, bukan kuratif)
- Esofagitis refluks ringan
- Hiperasiditas gastrik (kelebihan asam lambung)
- Hiperfosfatemia (Al(OH)3 mengikat fosfat di usus pada pasien gagal ginjal)
Dosis
Efek Samping
- Konstipasi (akibat aluminium hidroksida)
- Diare (akibat magnesium hidroksida — kombinasi Al+Mg dirancang untuk menyeimbangkan ini)
- Mual (jarang)
- Hipofosfatemia pada penggunaan berlebihan jangka panjang (Al(OH)3 mengikat fosfat)
- Hypermagnesemia (kadar magnesium tinggi) pada gagal ginjal yang minum antasida Mg dosis tinggi
- Chalk-y taste (rasa kapur) — terutama tablet kunyah
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Gagal ginjal berat (kontraindikasi antasida mengandung magnesium karena retensi Mg)
- Hipofosfatemia (antasida aluminium memperparah)
- Hipersensitivitas terhadap komponen
Interaksi dengan Obat Lain
- Antibiotik tetrasiklin, fluorokuinolon (siprofloksasin, levofloksasin) — antasida mengurangi absorpsi antibiotik ini secara signifikan. Jeda minimal 2–4 jam.
- Besi (zat besi, suplemen Fe) — antasida mengurangi absorpsi besi; jeda 2 jam
- Digoksin — antasida menurunkan absorpsi digoksin; jeda 2 jam
- Levothyroxine — antasida mengurangi absorpsi; jeda minimal 4 jam
- Ketoconazole, itraconazole — antasida menurunkan absorpsi antijamur ini drastis
- Bisphosphonate (alendronate) — tidak boleh diminum bersama antasida
Peringatan Penting
- Jangan minum antasida bersamaan dengan obat lain — jeda minimal 1–2 jam karena antasida mengganggu absorpsi banyak obat
- Penggunaan berlebihan jangka panjang dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit (fosfat, magnesium)
- Antasida hanya MENGATASI GEJALA, bukan mengobati penyebab — jika gejala tidak membaik dalam 2 minggu, konsultasi dokter
- Alarm symptoms yang harus segera ke dokter: muntah darah, tinja hitam, nyeri berat menjalar ke punggung, berat badan turun drastis
- Pada pasien gagal ginjal, hindari antasida mengandung magnesium
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Estimasi Harga
Rp 500 – Rp 2.000/tablet (generik Antasida Doen). Promag strip 10 tab: Rp 8.000–15.000. Mylanta suspensi 150 ml: Rp 25.000–40.000.
Pertanyaan Umum
Kapan harus minum antasida — sebelum atau sesudah makan?
Waktu optimal berbeda tergantung tujuan: (1) Untuk mencegah gejala setelah makan: minum 1–3 jam SETELAH makan saat asam lambung sedang meningkat. (2) Untuk heartburn malam hari: minum menjelang tidur. (3) Untuk gejala akut mendadak: minum segera saat gejala muncul. JANGAN minum tepat sebelum makan karena efek netralisasi asam akan hilang cepat saat makanan masuk dan merangsang sekresi asam baru. Minum setelah makan memberi perlindungan lebih lama.
Apa bedanya antasida dan omeprazole?
Mekanisme berbeda: Antasida MENETRALKAN asam yang sudah diproduksi — efek cepat (dalam 5–10 menit) tapi singkat (1–3 jam). Omeprazole MENGHAMBAT PRODUKSI asam baru — efek lambat (1–4 hari) tapi tahan lama (24+ jam). Kapan pakai antasida: heartburn sesekali, gejala akut mendadak, saat tidak membawa omeprazole. Kapan pakai omeprazole: GERD kronis, tukak lambung, perlindungan jangka panjang saat pakai NSAID, atau gejala yang terjadi berulang lebih dari 2x/minggu.
Bolehkah antasida diminum setiap hari?
Penggunaan sesekali sesuai kebutuhan aman. Namun penggunaan SETIAP HARI selama lebih dari 2 minggu tidak disarankan tanpa evaluasi dokter. Alasannya: (1) Antasida hanya mengatasi gejala, bukan penyebab — gejala berulang butuh investigasi. (2) Penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan hipofosfatemia (kekurangan fosfat) dan gangguan keseimbangan elektrolit. (3) Mungkin ada kondisi yang butuh penanganan berbeda (GERD, tukak lambung, H. pylori). Jika butuh antasida setiap hari, konsultasikan ke dokter.
Mengapa antasida tidak boleh diminum bersamaan dengan antibiotik?
Antasida (terutama yang mengandung aluminium dan magnesium) membentuk kompleks dengan beberapa antibiotik (tetrasiklin, siprofloksasin, levofloksasin) dan mencegah penyerapannya di usus. Akibatnya, antibiotik tidak mencapai kadar terapeutik dalam darah dan infeksi tidak dapat diatasi secara efektif. Solusi: jeda minimal 2–4 jam antara minum antasida dan antibiotik (minum antibiotik dulu, baru antasida 2 jam kemudian, atau sebaliknya).
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.