Lewati ke konten
AntibiotikResep dokter

Chloramphenicol

Antibiotik **spektrum luas**. Paling sering dijumpai sebagai **tetes/salep mata dan telinga**; bentuk **kapsul** dipakai terbatas untuk infeksi serius seperti **demam tifoid** dengan pengawasan dokter.

Nama generik
Chloramphenicol (Kloramfenikol)
Nama dagang
Colme, Erlamycetin, Reco
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Infeksi mata (mis. konjungtivitis bakteri) lewat tetes/salep mata
  • Infeksi telinga luar lewat tetes telinga
  • Infeksi serius tertentu seperti demam tifoid dengan sediaan kapsul/oral atas resep dokter

Dosis

Dewasa
Tetes mata/telinga: sesuai aturan pada kemasan/resep. Kapsul: hanya atas resep dan pengawasan dokter; jangan menentukan dosis sistemik sendiri.
Anak
Disesuaikan berat badan dan kondisi anak; pemakaian sistemik diawasi ketat dokter.
Lansia
Perlu kehati-hatian; sesuaikan bila fungsi hati/ginjal menurun.

Efek Samping

  • Tetes mata: rasa perih/pedih sesaat, mata berair (umumnya ringan)
  • Pemakaian sistemik (oral/suntik): dapat menekan sumsum tulang sehingga menurunkan produksi sel darah
  • Sangat langka tetapi berbahaya: anemia aplastik (gagal sumsum tulang) pada pemakaian sistemik
  • Reaksi alergi (gatal, ruam, bengkak) pada sebagian orang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi kloramfenikol
  • Hindari pemakaian sistemik pada bayi baru lahir karena risiko 'grey baby syndrome'

Interaksi dengan Obat Lain

  • Dapat berinteraksi dengan beberapa obat (mis. warfarin, fenitoin) pada pemakaian sistemik; informasikan semua obat yang Anda minum ke dokter/apoteker

Peringatan Penting

  • Pemakaian sistemik (oral/suntik) dibatasi dan diawasi ketat karena risiko efek samping serius yang langka tetapi berbahaya: gangguan sumsum tulang (anemia aplastik).
  • Tidak untuk bayi baru lahir secara sistemik karena risiko 'grey baby syndrome'.
  • Sediaan tetes/salep mata dan telinga untuk pemakaian luar relatif lebih aman, tetapi tetap ikuti aturan pakai.
  • Habiskan sesuai anjuran; jangan berhenti atau menggunakan sisa antibiotik tanpa arahan.
  • Hati-hati pada bayi, ibu hamil, dan ibu menyusui — konsultasikan lebih dulu.
  • Bukan untuk infeksi virus seperti batuk-pilek biasa.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi; tanyakan apotek.

Pertanyaan Umum

Apa beda tetes mata dengan kapsul kloramfenikol?

Tetes/salep mata dipakai langsung di mata untuk infeksi mata dan relatif aman sebagai pemakaian luar. Kapsul bekerja ke seluruh tubuh (sistemik) untuk infeksi serius tertentu seperti demam tifoid, sehingga risikonya lebih besar dan harus dengan resep serta pengawasan dokter.

Kenapa pemakaian oral (kapsul/suntik) dibatasi?

Karena pemakaian sistemik berisiko menimbulkan efek samping serius yang langka tetapi berbahaya, terutama gangguan sumsum tulang (anemia aplastik), dan pada bayi baru lahir dapat memicu 'grey baby syndrome'. Karena itu pemakaiannya diawasi ketat dan hanya untuk kondisi tertentu.

Kloramfenikol untuk mengobati apa saja?

Paling umum untuk infeksi mata dan infeksi telinga lewat tetes/salep. Dalam bentuk kapsul/oral, dipakai terbatas untuk infeksi serius tertentu seperti demam tifoid, atas penilaian dan resep dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kemenkes RI
  3. 3. WHO - Essential Medicines

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.