Chlorpheniramine (CTM)
Antihistamin generasi lama yang murah untuk meredakan alergi, biduran, dan gejala pilek. Sering menyebabkan kantuk.
- Nama generik
- Chlorpheniramine maleate (CTM)
- Nama dagang
- CTM, Chlorpheniramine generik, Aleron
Indikasi (Untuk apa)
- Reaksi alergi: biduran (urtikaria), gatal, bersin, hidung meler
- Rinitis alergi
- Meredakan gejala pilek (sering dikombinasi dalam obat flu)
- Gatal akibat gigitan serangga
Dosis
Efek Samping
- Mengantuk — paling umum
- Mulut kering
- Pusing dan penglihatan kabur
- Sembelit dan susah buang air kecil (terutama lansia)
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Glaukoma sudut tertutup
- Pembesaran prostat dengan retensi urine
- Alergi terhadap chlorpheniramine
Interaksi dengan Obat Lain
- Alkohol dan obat penenang — memperberat kantuk
- Obat tidur, antidepresan tertentu — efek mengantuk bertambah
Peringatan Penting
- Jangan menyetir atau mengoperasikan mesin setelah minum — menyebabkan kantuk.
- Hindari mengonsumsi bersama alkohol.
- Pada anak dan lansia, gunakan hati-hati dan sesuai dosis.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Estimasi Harga
Sangat murah: Rp 1.000-10.000 per strip.
Pertanyaan Umum
Kenapa CTM bikin ngantuk?
CTM adalah antihistamin generasi lama yang menembus otak sehingga menimbulkan kantuk. Jika Anda butuh antialergi tanpa mengantuk, ada generasi baru seperti loratadine atau cetirizine yang efek kantuknya jauh lebih kecil.
Apakah CTM aman untuk meredakan pilek?
CTM dapat mengurangi bersin dan hidung meler dan sering ada dalam obat flu kombinasi. Aman untuk pemakaian singkat sesuai dosis, tetapi hati-hati efek kantuk dan jangan dipakai untuk menidurkan anak.
Bolehkah minum CTM setiap hari?
Untuk alergi kronis, antihistamin yang tidak mengantuk lebih cocok dipakai harian. CTM sebaiknya untuk keluhan singkat. Konsultasikan dengan dokter bila alergi sering kambuh.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.