Lewati ke konten
Antidemensia / AlzheimerResep dokter

Donepezil

Obat golongan **penghambat kolinesterase** untuk **demensia Alzheimer (ringan hingga berat)**. Bekerja dengan **meningkatkan asetilkolin**, zat kimia otak yang berperan pada daya ingat dan kemampuan berpikir. **Penting: donepezil tidak menyembuhkan dan tidak menghentikan penyakit**, tetapi pada sebagian orang dapat memperlambat atau meringankan gejala untuk sementara.

Nama generik
Donepezil
Nama dagang
Aricept, Donepezil HCl
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan gejala demensia Alzheimer dari derajat ringan hingga berat
  • Membantu memperlambat atau meringankan sebagian gejala daya ingat dan fungsi berpikir pada sebagian pasien (bukan menyembuhkan)

Dosis

Dewasa
Umumnya dimulai dari dosis rendah sekali sehari, lalu dapat dinaikkan secara bertahap sesuai penilaian dokter. Sering diminum pada malam hari menjelang tidur. Ikuti dosis dari dokter, jangan menyesuaikan sendiri.
Lansia
Banyak pasien adalah lansia; dosis disesuaikan hati-hati, terutama bila ada gangguan jantung, lambung, atau berat badan rendah.

Efek Samping

  • Mual dan tidak nyaman di perut, terutama di awal pengobatan
  • Diare
  • Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan
  • Kram otot
  • Mimpi buruk atau gangguan tidur (sering membaik bila diminum pagi hari atas saran dokter)
  • Pusing dan rasa lelah
  • Denyut jantung dapat melambat (bradikardia) — perlu kehati-hatian khusus pada orang dengan gangguan irama jantung

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap donepezil atau turunan piperidin

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat yang juga memperlambat denyut jantung (misalnya beta-blocker tertentu) dapat memperberat risiko bradikardia
  • Obat antikolinergik dapat mengurangi manfaat donepezil
  • Beri tahu dokter/apoteker semua obat dan suplemen yang dikonsumsi, termasuk untuk jantung dan lambung

Peringatan Penting

  • Donepezil tidak menyembuhkan dan tidak menghentikan Alzheimer. Pada sebagian orang ia dapat memperlambat atau meringankan gejala untuk sementara — kelola harapan secara realistis karena efeknya berbeda-beda pada tiap individu.
  • Manfaat obat perlu dinilai ulang secara berkala oleh dokter; bila tidak ada manfaat yang jelas, dokter yang akan memutuskan langkah berikutnya.
  • Jangan menghentikan obat secara mendadak tanpa anjuran dokter, dan jangan menaikkan/menurunkan dosis sendiri.
  • Hati-hati pada riwayat gangguan irama jantung, tukak lambung, asma/PPOK, atau pernah kejang — sampaikan kepada dokter.
  • Segera ke IGD atau hubungi 119 bila muncul tanda gawat darurat seperti pingsan, denyut jantung sangat lambat, sesak berat, atau muntah darah/tinja hitam. Nyeri kepala hebat mendadak, demam tinggi dengan leher kaku (waspada meningitis bakteri), atau gejala neurologis baru yang cepat memburuk (waspada tumor) juga perlu pertolongan darurat segera.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi antar merek dan apotek; tanyakan langsung ke apotek atau dokter.

Pertanyaan Umum

Apakah donepezil bisa menyembuhkan Alzheimer?

Tidak. Donepezil tidak menyembuhkan dan tidak menghentikan penyakit Alzheimer. Pada sebagian orang, obat ini dapat memperlambat atau meringankan gejala untuk sementara, tetapi tidak pada semua orang. Kami memahami harapan keluarga sangat besar — yang realistis adalah obat ini menjadi salah satu bagian dari perawatan, bukan obat penyembuh.

Kapan efek donepezil mulai terlihat?

Efeknya biasanya baru terlihat setelah beberapa minggu pemakaian teratur, dan besar manfaatnya berbeda-beda pada tiap orang. Dokter akan menilai kemajuan secara berkala. Jangan berhenti hanya karena belum terasa, dan jangan pula menyesuaikan dosis sendiri.

Apa efek samping yang umum?

Yang paling sering adalah mual dan diare, terutama di awal pengobatan. Obat ini juga dapat memperlambat denyut jantung, sehingga perlu kehati-hatian pada orang dengan gangguan irama jantung. Bila muncul pingsan, denyut sangat lambat, atau muntah/tinja kehitaman, segera ke IGD atau hubungi 119.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kementerian Kesehatan RI
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.