Lewati ke konten
PPI / LambungBebas (tanpa resep)

Famotidine

H2-blocker - alternatif lebih lembut dari PPI untuk asam lambung ringan-sedang.

Nama generik
Famotidine
Nama dagang
Famocid, Pepcidine, Famotin
Direview dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.KesDiperbarui 15 Mei 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • GERD ringan-sedang
  • Tukak lambung & duodenum
  • Heartburn sesekali
  • Pencegahan tukak akibat NSAID
  • Sindrom Zollinger-Ellison

Dosis

Dewasa
20-40 mg sebelum tidur untuk tukak. 10-20 mg 2x sehari untuk GERD ringan. OTC: 10 mg sesuai kebutuhan, maks 2x/hari.
Anak
Sesuai BB, hanya dengan resep dokter
Lansia
Sesuaikan dengan fungsi ginjal

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Konstipasi atau diare
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Halusinasi / kebingungan (lansia, jarang)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Alergi H2-blocker

Interaksi dengan Obat Lain

  • Ketoconazole, itraconazole - turunkan penyerapan
  • Atazanavir - turunkan kadar (HIV pasien)
  • Antasida - beri jarak 1-2 jam

Peringatan Penting

  • Ranitidine (golongan sama) DITARIK karena kontaminasi NDMA - jangan pakai stok lama
  • Famotidine TIDAK terkontaminasi, aman
  • Efek lebih lemah dari PPI (untuk GERD berat pakai PPI)
  • Konsultasi dokter jika butuh >2 minggu

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori B - relatif aman

Estimasi Harga

Rp 2.000 - Rp 12.000 per tablet 20mg

Referensi Medis

  1. 1. BPOM - H2 Blockers
  2. 2. ACG GERD Guidelines

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.