Ketoconazole
Antijamur untuk infeksi kulit seperti panu dan kurap, serta ketombe dan dermatitis seboroik. Tersedia sebagai krim, sampo, dan tablet (resep).
- Nama generik
- Ketoconazole (Ketokonazol)
- Nama dagang
- Nizoral, Mycoral, Formyco, Zoralin, Ketomed
Indikasi (Untuk apa)
- Panu (tinea versikolor) dan kurap (tinea)
- Infeksi jamur kulit (kandidiasis kulit)
- Ketombe dan dermatitis seboroik (bentuk sampo)
- Infeksi jamur tertentu (bentuk tablet, terbatas dan dengan resep)
Dosis
Efek Samping
- Topikal: iritasi, kemerahan, atau gatal ringan di area olesan
- Sampo: rambut kering atau perubahan tekstur sementara
- Tablet: gangguan fungsi hati (hepatotoksik), mual — alasan pemakaian oral dibatasi
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Alergi terhadap ketoconazole
- Bentuk tablet: gangguan fungsi hati
Interaksi dengan Obat Lain
- Bentuk tablet berinteraksi dengan banyak obat (statin, beberapa obat jantung) — perlu pengawasan dokter
- Bentuk topikal hampir tidak berinteraksi
Peringatan Penting
- Ketoconazole tablet (oral) dibatasi karena risiko kerusakan hati — untuk infeksi kulit cukup krim atau sampo.
- Habiskan terapi sesuai anjuran walau gatal mereda, agar jamur tidak kambuh.
- Jaga area tetap kering; jamur kulit menyukai lembap dan keringat.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Estimasi Harga
Krim: Rp 15.000-50.000. Sampo: Rp 25.000-80.000.
Pertanyaan Umum
Apakah ketoconazole efektif untuk ketombe?
Ya. Sampo ketoconazole efektif untuk ketombe membandel dan dermatitis seboroik karena menekan jamur Malassezia di kulit kepala. Gunakan 2 kali seminggu, diamkan beberapa menit sebelum dibilas, lalu kurangi frekuensinya setelah membaik.
Kenapa panu sering kambuh meski sudah diobati?
Panu mudah kambuh karena jamurnya bagian normal kulit dan tumbuh subur pada kulit lembap dan berkeringat. Habiskan terapi penuh, jaga kulit tetap kering, ganti pakaian basah keringat, dan gunakan sampo ketoconazole berkala sebagai pencegahan.
Apa beda ketoconazole krim, sampo, dan tablet?
Krim untuk infeksi jamur di kulit, sampo untuk kulit kepala (ketombe/seboroik), dan tablet untuk infeksi yang lebih luas. Tablet kini jarang dipakai karena risiko hati, sehingga sebagian besar infeksi kulit cukup ditangani dengan krim atau sampo.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.