Lewati ke konten
AntiparkinsonResep dokter

Levodopa (Levodopa-Carbidopa)

Obat **utama dan paling efektif untuk penyakit Parkinson**. Bekerja dengan **menggantikan dopamin**, zat kimia otak yang berkurang pada Parkinson. **Mengendalikan gejala, bukan menyembuhkan penyakit.**

Nama generik
Levodopa/Carbidopa
Nama dagang
Sinemet, Madopar, Leparson
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan penyakit Parkinson untuk memperbaiki gerakan yang melambat (bradikinesia), kekakuan (rigiditas), dan tremor
  • Mengatasi gejala parkinsonisme lain yang ditentukan oleh dokter spesialis saraf

Dosis

Dewasa
Dimulai dari dosis rendah lalu dinaikkan bertahap oleh dokter saraf hingga gejala terkontrol. Waktu pemberian penting dan sering dianjurkan saat perut agak kosong (misalnya 30-60 menit sebelum makan), karena makanan tinggi protein dapat mengganggu penyerapannya.
Anak
Tidak lazim digunakan pada anak; hanya atas pertimbangan dokter spesialis.
Lansia
Sering menjadi pilihan utama pada lansia, namun lebih rentan terhadap pusing saat berdiri dan kebingungan sehingga dosis dipantau ketat oleh dokter.

Efek Samping

  • Mual (kombinasi dengan carbidopa atau benserazide membantu mengurangi mual)
  • Pusing atau melayang saat berdiri karena tekanan darah turun (hipotensi ortostatik) — bangkitlah perlahan
  • Setelah pemakaian jangka panjang dapat muncul fluktuasi efek obat (fenomena 'on-off')
  • Setelah pemakaian jangka panjang dapat muncul gerakan tak terkendali (diskinesia)
  • Mengantuk, mimpi yang nyata, atau kadang kebingungan

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi levodopa, carbidopa, atau benserazide
  • Glaukoma sudut sempit yang tidak terkontrol
  • Penggunaan bersama obat golongan MAO inhibitor non-selektif (harus dijeda sesuai arahan dokter)

Interaksi dengan Obat Lain

  • Makanan tinggi protein (daging, susu, telur dalam porsi besar) dapat mengganggu penyerapan — atur jarak waktu sesuai saran dokter
  • Suplemen zat besi dapat menurunkan penyerapan levodopa
  • Beberapa obat antimual dan antipsikotik dapat melawan kerja levodopa — selalu beri tahu dokter semua obat yang Anda minum

Peringatan Penting

  • JANGAN menghentikan obat secara mendadak. Berhenti tiba-tiba berisiko memperburuk gejala dan dapat memicu kondisi berbahaya yang memerlukan penanganan medis segera.
  • Jangan menyesuaikan dosis sendiri. Dosis hanya boleh diubah oleh dokter spesialis saraf.
  • Levodopa mengendalikan gejala, bukan menyembuhkan penyakit Parkinson — penyakit ini dikelola jangka panjang, bukan disembuhkan.
  • Bila muncul demam tinggi disertai kekakuan otot hebat, kebingungan berat, atau penurunan kesadaran setelah perubahan/penghentian obat, segera ke IGD atau hubungi 119.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi menurut merek dan dosis; tanyakan apotek atau fasilitas kesehatan.

Pertanyaan Umum

Apakah levodopa bisa menyembuhkan penyakit Parkinson?

Tidak. Levodopa mengendalikan gejala dengan menggantikan dopamin yang berkurang di otak, sehingga gerakan yang melambat, kekakuan, dan tremor membaik. Namun obat ini tidak menyembuhkan Parkinson; penyakit ini dikelola jangka panjang bersama dokter saraf.

Mengapa waktu minum levodopa sangat penting?

Penyerapan levodopa dapat terganggu oleh makanan tinggi protein, sehingga sering dianjurkan diminum saat perut agak kosong. Yang terpenting, ikuti jadwal yang diberikan dokter secara teratur agar kadar obat stabil dan gejala terkontrol.

Bolehkah saya berhenti minum levodopa kalau merasa sudah membaik?

Tidak boleh berhenti sendiri, apalagi mendadak. Menghentikan levodopa secara tiba-tiba berisiko memperburuk gejala dan memicu kondisi berbahaya. Bila ada keluhan, diskusikan dengan dokter spesialis saraf agar dosis disesuaikan dengan aman.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kementerian Kesehatan RI
  3. 3. World Health Organization (WHO)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.