Lewati ke konten
HormonalResep dokter

Levothyroxine

Hormon tiroid sintetik untuk hipotiroid. Wajib seumur hidup, minum sebelum makan.

Nama generik
Levothyroxine sodium
Nama dagang
Euthyrox, Thyrax, Synthroid
Direview dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.KesDiperbarui 18 Mei 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Hipotiroid primer (Hashimoto, post-tiroidektomi)
  • Hipotiroid kongenital (anak)
  • Goiter tiroid
  • Supresi setelah operasi kanker tiroid
  • Hipotiroid subklinik dengan TSH >10 atau gejala

Dosis

Dewasa
Mulai 25-50 mcg pagi, naik bertahap. Maintenance: 1.6 mcg/kg/hari (rata-rata 100-150 mcg). Adjust per TSH.
Anak
Sesuai usia & BB - dosis lebih tinggi per kg dari dewasa
Lansia
Mulai 12.5-25 mcg, naik perlahan (risiko aritmia jika cepat)

Efek Samping

  • Dosis terlalu tinggi: berdebar, gelisah, BB turun, tremor, insomnia (hipertiroid)
  • Dosis terlalu rendah: lelah, BB naik, kulit kering, depresi
  • Reaksi alergi sangat jarang
  • Osteoporosis dengan supresi TSH jangka panjang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipertiroid aktif
  • Tirotoksikosis tidak terkontrol
  • Sindrom koroner akut (mulai dengan dosis sangat rendah)

Interaksi dengan Obat Lain

  • Antasida, kalsium, zat besi - turunkan penyerapan (beri jarak 4 jam)
  • Susu, kopi, kedelai - turunkan penyerapan
  • PPI - turunkan penyerapan
  • Warfarin - tingkatkan efek
  • Pil KB - mungkin butuh dosis lebih tinggi

Peringatan Penting

  • WAJIB minum pagi perut kosong, 30-60 menit sebelum sarapan
  • JANGAN bareng kopi, susu, kalsium, zat besi
  • Cek TSH tiap 6-8 minggu sampai stabil, lalu tahunan
  • Jangan stop sendiri - butuh seumur hidup
  • Lapor jika hamil - dosis perlu disesuaikan
  • Jangan share dengan orang lain

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori A - aman

Estimasi Harga

Rp 1.500 - Rp 8.000 per tablet (Euthyrox lebih mahal dari generik)

Referensi Medis

  1. 1. ATA Thyroid Guidelines
  2. 2. PERKENI - Pedoman Tiroid

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.