Lewati ke konten
AntidiareBebas (tanpa resep)

Loperamide

Antidiare yang memperlambat gerakan usus. Untuk diare akut tanpa demam atau darah, dan IBS-D.

Nama generik
Loperamide HCl
Nama dagang
Imodium, Lodia, Imocon
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Mei 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Diare akut tanpa komplikasi
  • Diare kronik (IBS dengan diare)
  • Mengurangi frekuensi BAB pada pasien ileostomi

Dosis

Dewasa
Awal: 4 mg (2 kapsul), lalu 2 mg setelah setiap BAB cair. Maksimal 16 mg/hari. Hentikan jika tidak ada perbaikan dalam 48 jam.
Anak
6-8 tahun: 2 mg sekali, lalu 1 mg per BAB. Maks 4 mg/hari. <6 tahun: tidak direkomendasikan tanpa dokter.

Efek Samping

  • Sembelit
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Mual
  • Kembung
  • Aritmia jantung pada overdosis

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Diare disertai demam tinggi atau darah (gejala infeksi bakteri)
  • Kolitis ulseratif akut
  • Infeksi C. difficile
  • Anak <2 tahun

Interaksi dengan Obat Lain

  • Quinidine, ritonavir - naikkan kadar loperamide

Peringatan Penting

  • JANGAN pakai jika diare disertai demam tinggi atau ada darah/lendir - bisa memperparah infeksi
  • Loperamide menutupi gejala bukan mengobati penyebab - penting cari sumber diare jika berlanjut
  • Overdosis (sengaja untuk efek opioid) berbahaya - bisa fatal

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Rp 1.000 - Rp 5.000 per kapsul 2mg

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Antidiare
  2. 2. WHO ORS Guidelines

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.