Lewati ke konten
KortikosteroidBebas (tanpa resep)

Mometason Furoat (Semprot Hidung)

Semprot hidung **kortikosteroid** untuk **rinitis alergi** dan polip hidung. Bekerja sebagai **pengendali rutin** — efek penuh baru terasa setelah **beberapa hari hingga 1-2 minggu**, jadi **bukan pelega instan**.

Nama generik
Mometasone Furoate
Nama dagang
Nasonex, Momate
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Rinitis alergi (hidung tersumbat, bersin, meler/pilek, dan gatal di hidung)
  • Beberapa kondisi hidung lain seperti polip hidung sesuai anjuran dokter
  • Membantu mengendalikan peradangan kronik di lapisan hidung

Dosis

Dewasa
Umumnya disemprotkan rutin setiap hari sesuai aturan pada kemasan/anjuran dokter. Dipakai teratur, bukan hanya saat gejala muncul, karena tujuannya mengendalikan peradangan. Jangan menambah dosis sendiri bila belum terasa di hari pertama.
Anak
Dapat dipakai pada anak dengan dosis dan usia minimal sesuai anjuran dokter/apoteker. Jangan memberikan ke anak tanpa konsultasi.
Lansia
Umumnya tetap sesuai aturan dewasa; tetap pakai dosis serendah yang efektif dan ikuti anjuran dokter.

Efek Samping

  • Iritasi atau rasa kering pada lapisan hidung
  • Mimisan ringan (sering terkait teknik semprot yang kurang tepat)
  • Rasa tidak nyaman, perih, atau bersin sesaat setelah disemprot
  • Sakit kepala atau nyeri tenggorokan ringan

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi mometason atau komponen produk
  • Infeksi/luka di hidung yang belum sembuh — tanyakan dokter dulu

Interaksi dengan Obat Lain

  • Penyerapan ke seluruh tubuh sangat kecil sehingga interaksi obat jarang terjadi; tetap beri tahu dokter semua obat dan semprot hidung lain yang sedang dipakai

Peringatan Penting

  • Ini adalah pengendali/pencegah yang dipakai RUTIN — efek penuhnya baru terasa setelah beberapa hari hingga 1-2 minggu, bukan pelega instan. Jangan berhenti karena merasa belum bekerja di hari pertama.
  • Teknik penyemprotan yang benar penting: arahkan ujung semprotan ke sisi luar hidung (menjauhi sekat tengah), dan jangan mengendus terlalu kuat agar obat menempel di lapisan hidung, bukan langsung tertelan ke tenggorokan. Ini juga mengurangi risiko mimisan.
  • Karena bekerja secara lokal, penyerapan ke seluruh tubuh sangat kecil, sehingga relatif aman untuk pemakaian jangka panjang selama sesuai anjuran.
  • Berbeda dari semprot dekongestan (mis. oksimetazolin) yang TIDAK boleh dipakai lebih dari 3-5 hari karena dapat menimbulkan ketergantungan (rebound, hidung makin mampet). Mometason justru ditujukan untuk pemakaian rutin yang terkontrol dan tidak menimbulkan efek rebound itu.
  • TANDA DARURAT — segera ke IGD / hubungi 119: bila timbul reaksi alergi berat (anafilaksis) seperti bengkak bibir/lidah/tenggorokan, sesak napas, atau pingsan, ini butuh suntikan adrenalin (epinefrin) secepatnya — antihistamin saja TIDAK cukup.
  • Reaksi kulit obat berat (SJS/DRESS) sangat jarang, namun bila muncul ruam meluas, kulit melepuh/mengelupas, sariawan parah di mulut/mata, atau demam tinggi, hentikan obat dan segera ke IGD.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi antar merek dan apotek; tanyakan ke apoteker.

Pertanyaan Umum

Kenapa belum terasa apa-apa di hari pertama pemakaian?

Itu normal. Mometason adalah pengendali peradangan, bukan pelega instan. Efek penuhnya baru terasa setelah beberapa hari hingga 1-2 minggu pemakaian rutin. Kuncinya adalah dipakai teratur setiap hari, bukan hanya saat gejala kambuh. Jangan menambah dosis sendiri.

Apakah aman dipakai dalam jangka panjang?

Karena obat ini bekerja secara lokal di lapisan hidung dan penyerapannya ke seluruh tubuh sangat kecil, pemakaian jangka panjang relatif aman selama sesuai anjuran dokter. Tetap pakai dosis serendah yang efektif dan kontrol berkala bila perlu.

Apa bedanya dengan semprot hidung dekongestan biasa?

Semprot dekongestan (mis. oksimetazolin) memberi lega cepat tetapi TIDAK boleh dipakai lebih dari 3-5 hari karena bisa menimbulkan ketergantungan dan hidung makin mampet (rebound). Mometason justru dirancang untuk pemakaian rutin yang terkontrol sebagai pengendali rinitis alergi, dan tidak menimbulkan efek rebound tersebut.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kementerian Kesehatan RI
  3. 3. World Health Organization (WHO)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.