Propyphenazone
**Propyphenazone** (propifenazon) adalah zat aktif **analgesik-antipiretik** turunan pirazolon (golongan OAINS) yang dipakai untuk **meredakan nyeri ringan hingga sedang** seperti sakit kepala, migrain, sakit gigi, dan nyeri haid, serta **menurunkan demam**. Di Indonesia propifenazon tidak dijual sebagai produk tunggal, melainkan selalu berada dalam **produk kombinasi** dengan parasetamol dan kafein (mis. Saridon, Paramex).
- Nama generik
- Propyphenazone (propifenazon)
- Nama dagang
- Saridon, Paramex, Bodrex Migra
Indikasi (Untuk apa)
- Meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala dan migrain
- Meredakan sakit gigi serta nyeri otot dan nyeri sendi
- Meredakan nyeri haid (dismenore) dan neuralgia
- Menurunkan demam
- Meredakan gejala flu (dalam produk kombinasi dengan parasetamol dan kafein)
Dosis
Efek Samping
- Reaksi alergi pada kulit seperti ruam, gatal, dan biduran (urtikaria)
- Gangguan saluran cerna seperti mual dan nyeri ulu hati
- Reaksi hipersensitivitas
- Sangat jarang: anemia aplastik (dilaporkan sekitar 1 kasus per 1 juta pengguna menurut BPOM)
- Sangat jarang: reaksi alergi berat (anafilaksis)
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitivitas terhadap propifenazon atau obat golongan pirazolon/fenazon lainnya
- Riwayat reaksi alergi atau serangan asma yang dipicu oleh OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid)
- Gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat
- Riwayat kelainan darah seperti agranulositosis
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat lain yang mengandung parasetamol atau kafein karena berisiko melebihi dosis aman bila dikonsumsi bersamaan
- OAINS lain (mis. ibuprofen, asam mefenamat) yang dapat meningkatkan risiko gangguan lambung
- Obat pengencer darah (antikoagulan) yang dapat meningkatkan risiko perdarahan
- Alkohol yang meningkatkan risiko gangguan lambung dan hati
Peringatan Penting
- Termasuk obat bebas terbatas (lingkaran biru) — gunakan sesuai aturan pakai dan jangan lebih dari 3 hari tanpa konsultasi dokter
- BPOM mencatat risiko sangat jarang berupa anemia aplastik; segera hentikan pemakaian dan hubungi dokter bila timbul reaksi alergi atau gejala serius
- Karena selalu berada dalam produk kombinasi dengan parasetamol, hindari mengonsumsi bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung parasetamol untuk mencegah overdosis parasetamol
- Konsultasikan ke dokter atau apoteker sebelum digunakan oleh ibu hamil, ibu menyusui, anak, dan lansia
- Selalu periksa nomor registrasi produk di cekbpom.pom.go.id dan ikuti petunjuk pada kemasan sebelum digunakan
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Propyphenazone obat apa?
Propyphenazone (propifenazon) adalah zat aktif golongan analgesik-antipiretik turunan pirazolon yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang (sakit kepala, migrain, sakit gigi, nyeri haid) dan menurunkan demam. Di Indonesia obat ini hanya tersedia dalam produk kombinasi seperti Saridon dan Paramex, bukan sebagai obat tunggal.
Apakah Propyphenazone perlu resep dokter?
Tidak. Menurut BPOM, obat yang mengandung propifenazon tergolong obat bebas terbatas (bertanda lingkaran biru) sehingga dapat dibeli tanpa resep. Meski begitu, penggunaannya sebaiknya tidak lebih dari 3 hari tanpa konsultasi dokter. Selalu periksa status registrasi produk di cekbpom.pom.go.id.
Apa efek samping dan bahaya Propyphenazone?
Efek samping yang mungkin timbul antara lain reaksi alergi kulit (ruam, gatal, biduran), gangguan lambung, dan reaksi hipersensitivitas. BPOM juga mencatat risiko yang sangat jarang berupa anemia aplastik (sekitar 1 kasus per 1 juta pengguna). Hentikan pemakaian dan hubungi dokter bila muncul reaksi alergi atau gejala yang tidak biasa.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.