Lewati ke konten
AntibiotikResep dokter

Rifaximin

Antibiotik unik yang **hampir tidak diserap usus** sehingga **bekerja terutama di dalam saluran cerna** dengan efek ke seluruh tubuh yang minimal. Kegunaan utamanya **mencegah ensefalopati hepatik** pada **sirosis hati**, sering **bersama laktulosa**.

Nama generik
Rifaximin
Nama dagang
Xifaxan, Rifaxin
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pencegahan ensefalopati hepatik pada sirosis hati — yaitu kebingungan atau penurunan kesadaran akibat racun (amonia) yang menumpuk; rifaximin menekan bakteri usus penghasil amonia, sering dipakai bersama laktulosa
  • Pengobatan diare wisatawan (traveler's diarrhea) yang disebabkan bakteri tertentu
  • Sebagian kasus sindrom iritasi usus dengan diare (IBS-D) atas pertimbangan dokter

Dosis

Dewasa
Tergantung indikasi dan ditentukan dokter. Untuk pencegahan ensefalopati hepatik lazimnya dipakai jangka panjang sesuai resep; untuk diare wisatawan biasanya jangka pendek. Jangan menentukan atau mengubah dosis sendiri.
Anak
Penggunaan pada anak hanya atas indikasi dan pengawasan dokter spesialis.
Lansia
Karena hampir tidak diserap, umumnya tidak perlu penyesuaian khusus, tetapi tetap di bawah pengawasan dokter terutama bila ada gangguan hati lanjut.

Efek Samping

  • Umumnya ringan karena obat hampir tidak diserap tubuh
  • Kembung dan rasa begah di perut
  • Mual ringan
  • Sakit kepala atau pusing ringan pada sebagian orang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi rifaximin atau golongan rifamisin
  • Diare disertai demam tinggi atau darah pada tinja tanpa evaluasi dokter — perlu pemeriksaan lebih lanjut, bukan langsung rifaximin

Interaksi dengan Obat Lain

  • Beri tahu dokter semua obat yang sedang dipakai, termasuk laktulosa (sering dikombinasikan pada sirosis) dan obat lain, agar terapi terkoordinasi

Peringatan Penting

  • Tetap merupakan antibiotik — gunakan hanya sesuai resep dan indikasi, bukan untuk semua diare, agar tidak mendorong resistensi antibiotik.
  • Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis antibiotik ini sendiri. Pada sirosis, rifaximin sering dipakai jangka panjang untuk pencegahan dan dihentikan hanya atas keputusan dokter.
  • Rifaximin mencegah, bukan menyembuhkan seketika. Bila muncul tanda ensefalopati seperti bingung, mengantuk berat, atau penurunan kesadaran, segera ke IGD.
  • WASPADA DARURAT pada sirosis: muntah darah atau BAB hitam (perdarahan varises) dan nyeri perut hebat mendadak (kemungkinan pankreatitis berat) adalah kondisi gawat — segera hubungi 119 atau ke IGD, jangan ditunda.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi; tanyakan ke apotek atau fasilitas kesehatan.

Pertanyaan Umum

Apa bedanya rifaximin dengan antibiotik biasa?

Rifaximin hampir tidak diserap usus, sehingga bekerja terutama di dalam saluran cerna dan efeknya ke seluruh tubuh sangat minimal. Itu sebabnya efek sampingnya umumnya ringan. Meski begitu, ia tetap antibiotik yang harus dipakai sesuai resep.

Untuk apa rifaximin pada penyakit hati?

Pada sirosis hati, rifaximin dipakai untuk mencegah ensefalopati hepatik — kebingungan atau penurunan kesadaran akibat racun amonia yang menumpuk. Rifaximin menekan bakteri usus penghasil amonia dan sering dikombinasikan dengan laktulosa. Bila muncul bingung berat atau penurunan kesadaran, segera ke IGD.

Apakah rifaximin bisa dipakai untuk semua diare?

Tidak. Rifaximin hanya untuk indikasi tertentu seperti diare wisatawan, sebagian IBS-D, dan pencegahan ensefalopati hepatik. Ia tetap antibiotik yang perlu resep; memakainya untuk semua diare justru mendorong resistensi. Diare dengan demam tinggi atau darah perlu diperiksa dokter.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kemenkes RI
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.