Lewati ke konten
Disfungsi EreksiResep dokter

Sildenafil

Obat golongan **penghambat PDE5** untuk **disfungsi ereksi**. Membantu **melancarkan aliran darah ke penis** dan hanya bekerja **bila ada rangsangan seksual** — **bukan obat perangsang/aphrodisiac**. Harus dengan **resep dokter**.

Nama generik
Sildenafil
Nama dagang
Viagra
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Disfungsi ereksi pada pria — membantu mencapai dan mempertahankan ereksi ketika ada rangsangan seksual
  • Hanya digunakan setelah diperiksa dan diresepkan dokter, karena disfungsi ereksi dapat menjadi tanda penyakit jantung atau diabetes

Dosis

Dewasa
Diminum sekitar 30-60 menit sebelum berhubungan, sesuai dosis yang diresepkan dokter. Makanan berlemak dapat memperlambat kerjanya. Jangan menambah dosis sendiri.
Lansia
Mungkin perlu penyesuaian dosis; sampaikan kondisi jantung, ginjal, atau hati kepada dokter.

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Wajah memerah (flushing)
  • Hidung tersumbat
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan melihat warna sementara (mis. pandangan kebiruan)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Sedang menggunakan obat golongan nitrat (mis. nitrogliserin, isosorbid dinitrat/ISDN) untuk nyeri dada/jantung
  • Sedang menggunakan riociguat
  • Riwayat alergi sildenafil
  • Kondisi jantung tertentu — harus dinilai dokter sebelum penggunaan

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat nitrat dan riociguat: kombinasi dapat menyebabkan tekanan darah turun sangat drastis dan berbahayaDILARANG
  • Obat alpha-blocker (mis. untuk pembesaran prostat): hati-hati karena dapat menurunkan tekanan darah
  • Beberapa obat antijamur, antibiotik, dan antivirus dapat memengaruhi kadar sildenafil — beri tahu dokter semua obat yang dikonsumsi

Peringatan Penting

  • PERINGATAN PALING PENTING: JANGAN dikombinasikan dengan obat golongan NITRAT atau riociguat — dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis dan berbahaya.
  • Bukan obat perangsang/aphrodisiac — hanya bekerja bila ada rangsangan seksual.
  • Karena disfungsi ereksi dapat menjadi tanda penyakit jantung atau diabetes, gunakan hanya setelah diperiksa dan diresepkan dokter — jangan beli sembarangan.
  • WASPADA produk "obat kuat" palsu/ilegal tanpa izin BPOM yang dapat berbahaya; cek keaslian produk dan dapatkan dari apotek resmi.
  • Ereksi yang nyeri dan bertahan lebih dari 4 jam (priapismus) adalah GAWAT DARURAT → segera ke IGD karena dapat merusak jaringan penis secara permanen bila tidak ditangani.
  • Bila timbul nyeri dada, sesak, atau pusing hebat saat/setelah berhubungan, segera cari pertolongan darurat (telepon 119 atau ke IGD). JANGAN meredakan nyeri dada dengan obat nitrat dalam 24 jam setelah memakai sildenafil — kombinasi ini berbahaya.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori B - relatif aman

Estimasi Harga

Bervariasi; tanyakan apotek resmi dengan resep dokter.

Pertanyaan Umum

Apakah sildenafil obat perangsang?

Bukan. Sildenafil bukan obat perangsang/aphrodisiac. Obat ini membantu ereksi hanya ketika sudah ada rangsangan seksual dengan melancarkan aliran darah ke penis. Tanpa rangsangan, obat ini tidak menimbulkan ereksi.

Kenapa berbahaya bila digabung dengan obat jantung golongan nitrat?

Karena kombinasi sildenafil dengan obat nitrat (mis. nitrogliserin atau ISDN) dapat membuat tekanan darah turun sangat drastis dan berbahaya, bahkan mengancam nyawa. Beri tahu dokter bila Anda memakai obat jantung sebelum menggunakan sildenafil, dan bila timbul nyeri dada, jangan meredakannya dengan nitrat dalam 24 jam setelah memakai sildenafil — segera ke IGD atau telepon 119.

Kapan saya harus segera ke IGD?

Bila terjadi ereksi yang nyeri dan bertahan lebih dari 4 jam (priapismus), segera ke IGD. Ini adalah kondisi gawat darurat yang dapat merusak jaringan penis secara permanen bila tidak segera ditangani. Segera cari pertolongan darurat juga bila timbul nyeri dada, sesak, atau pusing hebat saat/setelah berhubungan (telepon 119).

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kemenkes RI
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.