Lewati ke konten
AntivirusResep dokter

Sofosbuvir

Obat **antivirus kerja langsung (DAA)** untuk **hepatitis C kronis** — terobosan yang membuat **hepatitis C kini sebagian besar dapat disembuhkan**. **Selalu dipakai dalam kombinasi** dengan DAA lain dan **harus dituntaskan** agar berhasil.

Nama generik
Sofosbuvir
Nama dagang
Sovaldi, Sofovir
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan hepatitis C kronis sebagai bagian dari kombinasi obat antivirus kerja langsung (DAA) — misalnya dengan daklatasvir atau velpatasvir
  • Diberikan atas penilaian dan resep dokter, dengan pemeriksaan jenis virus serta kondisi hati

Dosis

Dewasa
Umumnya satu tablet sekali sehari selama sekitar 12 minggu, selalu dalam kombinasi dengan DAA lain. Durasi pasti ditentukan dokter berdasarkan jenis (genotipe) virus dan kondisi hati. Patuhi jadwal; jangan melewatkan dosis atau berhenti sebelum tuntas.
Anak
Hanya atas penilaian dokter spesialis; dosis dan kelayakan disesuaikan usia dan berat badan.
Lansia
Dapat digunakan; dokter mempertimbangkan fungsi ginjal dan obat lain yang sedang dipakai.

Efek Samping

  • Lelah (fatigue)
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Sulit tidur
  • Efek samping umumnya ringan, tetapi tetap laporkan keluhan apa pun ke dokter

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap sofosbuvir atau komponen obat
  • Bila dikombinasi dengan ribavirin: tidak boleh untuk ibu hamil maupun pasangan dari pria yang memakainya (risiko cacat janin) — kontrasepsi efektif wajib selama dan beberapa waktu sesudah pengobatan

Interaksi dengan Obat Lain

  • JANGAN digabung dengan amiodaron (obat irama jantung) — dapat menyebabkan denyut jantung melambat berbahaya (bradikardia); segera beri tahu dokter bila Anda memakai obat jantung
  • Beberapa obat antikejang (mis. fenitoin, karbamazepin) dapat menurunkan kadar sofosbuvir dan mengurangi keberhasilan
  • Rifampisin (obat TB) dapat menurunkan kadar obat
  • Herbal St. John's Wort dapat menurunkan kadar obat — hindari
  • Selalu beri tahu dokter dan apoteker SEMUA obat, suplemen, dan herbal yang Anda pakai sebelum mulai pengobatan

Peringatan Penting

  • Selalu dipakai dalam kombinasi dengan DAA lain — tidak boleh digunakan sendirian.
  • Kepatuhan sangat penting: melewatkan dosis atau berhenti sebelum tuntas menurunkan keberhasilan dan berisiko resistensi virus. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis antivirus sendiri — ikuti petunjuk dokter.
  • Pada hepatitis kronis yang sudah menyebabkan sirosis, waspadai tanda bahaya hati lanjut. Muntah darah atau BAB hitam (kemungkinan perdarahan varises), perut membesar cepat, kulit/mata sangat kuning, atau bingung/mengantuk berat adalah keadaan DARURAT — segera ke IGD atau hubungi 119.
  • Nyeri perut atas hebat hingga tembus ke punggung disertai muntah hebat (kemungkinan pankreatitis berat) juga merupakan keadaan darurat — segera ke IGD/119.
  • Di Indonesia, pengobatan hepatitis C tersedia melalui program pemerintah — periksakan diri ke fasilitas kesehatan; pengobatan harus dengan resep dan pengawasan dokter.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori B - relatif aman

Estimasi Harga

Bervariasi; tersedia melalui program pemerintah untuk hepatitis C. Tanyakan ke dokter atau fasilitas kesehatan.

Pertanyaan Umum

Apakah hepatitis C bisa disembuhkan?

Ya. Berkat obat antivirus kerja langsung (DAA) seperti sofosbuvir yang dipakai dalam kombinasi, sebagian besar kasus hepatitis C kronis kini dapat disembuhkan. Keberhasilan dinilai dokter lewat pemeriksaan setelah pengobatan selesai. Periksakan diri ke dokter — di Indonesia pengobatannya tersedia melalui program pemerintah.

Mengapa harus dipakai dalam kombinasi dan dituntaskan sampai selesai?

Sofosbuvir selalu dikombinasikan dengan DAA lain (mis. daklatasvir atau velpatasvir) untuk menekan virus secara maksimal. Melewatkan dosis atau berhenti sebelum tuntas dapat membuat virus kebal (resisten) dan menurunkan kesembuhan. Jangan menghentikan atau mengubah dosis sendiri — ikuti petunjuk dokter.

Obat apa yang berbahaya bila digabung dengan sofosbuvir?

Yang paling penting, jangan menggabungkan dengan amiodaron (obat irama jantung) karena dapat memicu denyut jantung melambat berbahaya. Beberapa obat lain (sebagian antikejang, rifampisin) dan herbal St. John's Wort dapat menurunkan kadar obat. Selalu beri tahu dokter semua obat, suplemen, dan herbal yang Anda pakai.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes RI
  2. 2. BPOM RI - Cek Produk Obat
  3. 3. WHO - Hepatitis C

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.