Sukralfat
Obat lambung yang bekerja melapisi dan melindungi luka (tukak) di dinding lambung dan usus, membentuk lapisan pelindung agar bisa sembuh.
- Nama generik
- Sucralfate (Sukralfat)
- Nama dagang
- Inpepsa, Profat, Musin, Ulsidex, Sucralfate generik
Indikasi (Untuk apa)
- Tukak lambung dan tukak usus dua belas jari
- Gastritis (radang lambung)
- Perlindungan mukosa lambung dari iritasi
- Membantu meredakan gejala asam lambung naik (sebagai pelengkap)
Dosis
Efek Samping
- Sembelit — efek samping paling umum
- Mual dan mulut kering
- Perut terasa tidak nyaman
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Gangguan ginjal berat (mengandung aluminium)
- Alergi terhadap sukralfat
Interaksi dengan Obat Lain
- Menghambat penyerapan banyak obat lain (antibiotik kuinolon, levothyroxine, beberapa obat jantung) — beri jeda minimal 2 jam
- Antasida — beri jarak waktu karena memengaruhi kerja sukralfat
Peringatan Penting
- Diminum saat perut kosong agar dapat melapisi luka secara efektif.
- Beri jarak minimal 2 jam dengan obat lain agar penyerapannya tidak terganggu.
- Hati-hati pada penderita gangguan ginjal karena kandungan aluminium.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Estimasi Harga
Tablet/suspensi: Rp 20.000-90.000 tergantung merek dan sediaan.
Pertanyaan Umum
Sukralfat diminum sebelum atau sesudah makan?
Sukralfat diminum saat perut kosong, yaitu sekitar 1 jam sebelum makan dan sebelum tidur. Dengan begitu obat dapat melapisi dinding lambung dan luka secara optimal sebelum makanan masuk.
Apa beda sukralfat dengan omeprazole dan antasida?
Cara kerjanya berbeda. Antasida menetralkan asam, omeprazole (PPI) menekan produksi asam, sedangkan sukralfat melapisi dan melindungi luka di lambung agar bisa sembuh. Dokter kadang mengombinasikannya sesuai kondisi.
Kenapa sukralfat bisa menyebabkan sembelit?
Sukralfat mengandung aluminium yang dapat memperlambat gerakan usus sehingga menimbulkan sembelit. Perbanyak minum air dan serat dapat membantu. Bila sembelit mengganggu, konsultasikan dengan dokter.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.