Lewati ke konten
Imunomodulator / DMARDResep dokter

Sulfasalazine

Obat golongan **DMARD** (obat antirematik pemodifikasi penyakit) yang juga berkerabat dengan **5-ASA**. Dipakai untuk **radang usus (terutama kolitis ulserativa)** dan **radang sendi autoimun** seperti **rheumatoid arthritis**. Efeknya **lambat** dan baru terasa setelah beberapa minggu hingga bulan, jadi butuh kesabaran dan minum teratur. **Hanya dengan resep dokter** — jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis sendiri.

Nama generik
Sulfasalazine
Nama dagang
Salazopyrin, Sulcolon
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan radang usus, terutama kolitis ulserativa, untuk meredam peradangan dan menjaga kondisi tetap tenang (remisi)
  • Pengobatan radang sendi autoimun: rheumatoid arthritis serta artritis terkait seperti artritis psoriatik
  • Sebagai DMARD, pada penyakit sendi obat ini bukan hanya meredakan gejala tetapi juga membantu memperlambat kerusakan sendi dari waktu ke waktu

Dosis

Dewasa
Ditentukan dokter dan biasanya dinaikkan bertahap untuk mengurangi efek samping. Karena kerjanya lambat, manfaat penuh baru terasa setelah beberapa minggu hingga bulan pemakaian teratur. Ikuti dosis dari resep; jangan menambah, mengurangi, atau menghentikan sendiri.
Anak
Hanya atas penilaian dokter spesialis, dengan dosis disesuaikan berat badan dan pemantauan ketat.
Lansia
Mungkin perlu penyesuaian dan pemantauan lebih hati-hati, terutama bila fungsi ginjal atau hati menurun.

Efek Samping

  • Mual, hilang nafsu makan, dan gangguan lambung (sering membaik bila diminum bersama makanan)
  • Sakit kepala dan pusing
  • Urine atau air mata berwarna oranye — ini tidak berbahaya dan akan hilang setelah obat dihentikan
  • Reaksi kulit atau alergi; segera hubungi dokter bila muncul ruam luas, melepuh, atau bengkak
  • Jarang namun penting: penurunan sel darah (mudah lelah, gampang memar, sering infeksi) dan gangguan fungsi hati

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap sulfasalazine atau obat golongan sulfa/sulfonamida
  • Riwayat alergi terhadap aspirin/salisilat
  • Penyumbatan saluran cerna atau saluran kemih
  • Gangguan darah, hati, atau ginjal berat tanpa pengawasan dokter

Interaksi dengan Obat Lain

  • Dapat memengaruhi penyerapan asam folat; bagi yang merencanakan kehamilan sering dianjurkan tambahan asam folat sesuai saran dokter
  • Hati-hati bila digunakan bersama obat lain yang juga memengaruhi sel darah atau hati — informasikan semua obat dan suplemen yang sedang Anda minum kepada dokter dan apoteker

Peringatan Penting

  • Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat ini sendiri. Obat ini hanya digunakan dengan resep dan pengawasan dokter spesialis — untuk radang usus oleh dokter spesialis penyakit dalam (gastroenterologi), dan untuk radang sendi oleh dokter spesialis penyakit dalam/reumatologi.
  • Jangan menghentikan obat sendiri meski sudah merasa membaik. Sebagian besar penyakit autoimun tidak bisa disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan — menghentikan obat mendadak berisiko membuat penyakit kambuh.
  • Perlu pemeriksaan darah berkala untuk memantau sel darah dan fungsi hati. Jangan lewatkan jadwal kontrol.
  • Karena efeknya lambat, jangan berkecil hati bila belum terasa di minggu-minggu awal; tetap minum teratur sesuai resep.
  • Tanda bahaya — segera ke IGD atau hubungi 119 bila pada radang usus muncul perdarahan dari dubur yang berat, diare berdarah terus-menerus, nyeri perut hebat, atau demam tinggi, atau bila timbul sesak napas, ruam parah, dan bengkak. Pada pasien yang juga memiliki penyakit autoimun lain (mis. miastenia gravis, yang ditangani dokter spesialis saraf), waspadai krisis miastenia berupa sesak dan kelemahan otot mendadak — ini keadaan darurat yang harus segera dibawa ke IGD atau hubungi 119.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori B - relatif aman

Estimasi Harga

Bervariasi antar apotek; tanyakan langsung ke apotek atau faskes Anda.

Pertanyaan Umum

Sulfasalazine untuk apa?

Untuk dua kelompok kondisi autoimun: radang usus (terutama kolitis ulserativa) dan radang sendi autoimun seperti rheumatoid arthritis dan artritis psoriatik. Sebagai DMARD, pada penyakit sendi obat ini juga membantu memperlambat kerusakan sendi. Penggunaannya harus atas resep dan pengawasan dokter spesialis.

Kenapa efeknya tidak langsung terasa?

Karena cara kerjanya memang lambat. Manfaat penuh biasanya baru terasa setelah beberapa minggu hingga bulan, sehingga obat harus diminum teratur dan dengan sabar. Jangan berhenti sendiri hanya karena belum terasa — bicarakan dengan dokter Anda.

Kenapa perlu cek darah berkala?

Untuk memantau sel darah dan fungsi hati, karena sulfasalazine dapat menurunkan sel darah dan memengaruhi hati pada sebagian orang. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah lebih awal sehingga pengobatan tetap aman.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kementerian Kesehatan RI
  3. 3. World Health Organization (WHO)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.