Lewati ke konten
Obat Mata / GlaukomaResep dokter

Timolol (Tetes Mata)

Tetes mata **penghambat beta (beta-blocker)** untuk menurunkan **tekanan di dalam bola mata** pada **glaukoma dan hipertensi okular**, dengan cara mengurangi produksi cairan mata. Perlu pemakaian **rutin jangka panjang** dan kontrol teratur.

Nama generik
Timolol maleat
Nama dagang
Timol, Glaucon, Tim-Ophthal
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Menurunkan tekanan dalam bola mata (tekanan intraokular) pada glaukoma sudut terbuka
  • Pengelolaan hipertensi okular (tekanan mata tinggi tanpa kerusakan saraf yang nyata)

Dosis

Dewasa
Umumnya 1 tetes 1-2 kali sehari pada mata yang terkena, sesuai resep dokter dan kekuatan sediaan (0,25% atau 0,5%). Jangan mengubah dosis sendiri.
Anak
Hanya atas pertimbangan dokter mata; anak lebih rentan terhadap efek beta-blocker sistemik.
Lansia
Tetap waspadai gangguan jantung dan paru yang sering menyertai usia lanjut.

Efek Samping

  • Rasa perih atau menyengat sesaat setelah diteteskan
  • Mata terasa kering atau berpasir
  • Pandangan kabur sebentar sesaat setelah pemakaian
  • Mata merah atau iritasi ringan
  • Efek sistemik bila terserap: denyut jantung melambat, napas terasa berat, lelah, atau pusing

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi timolol atau beta-blocker
  • Penderita asma atau PPOK (penyakit paru obstruktif kronik)
  • Penderita denyut jantung lambat (bradikardia), blok jantung, atau gagal jantung yang tidak terkontrol

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat beta-blocker minum (mis. untuk darah tinggi/jantung) dapat memperkuat efek pada jantung
  • Obat penurun denyut jantung lain seperti verapamil atau diltiazem
  • Beri tahu dokter semua obat dan tetes mata lain yang sedang dipakai

Peringatan Penting

  • PERINGATAN PENTING: tetes mata ini dapat terserap ke seluruh tubuh dan menimbulkan efek beta-blocker sistemik — sehingga harus hati-hati atau dihindari pada penderita asma, PPOK, denyut jantung lambat (bradikardia), dan gagal jantung.
  • Tips mengurangi penyerapan: setelah meneteskan, tutup mata dan tekan lembut sudut mata dekat hidung selama 1-2 menit.
  • Glaukoma umumnya butuh pengobatan rutin jangka panjang dan kontrol teratur — jangan menghentikan tetes mata sendiri meski mata terasa baik, karena tekanan bisa naik kembali tanpa gejala.
  • Bila memakai lensa kontak, lepas dulu dan pasang kembali setelah beberapa menit (sesuai anjuran dokter).

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi tergantung merek dan kekuatan; tanyakan apotek.

Pertanyaan Umum

Timolol tetes mata untuk apa?

Untuk menurunkan tekanan di dalam bola mata pada glaukoma dan hipertensi okular, dengan mengurangi produksi cairan mata. Tujuannya melindungi saraf mata agar penglihatan tidak menurun.

Kenapa harus hati-hati pada penderita asma dan penyakit jantung?

Karena obat ini dapat terserap dari mata ke seluruh tubuh dan menimbulkan efek beta-blocker, seperti menyempitkan saluran napas serta memperlambat denyut jantung. Itu bisa berbahaya pada penderita asma, PPOK, bradikardia, atau gagal jantung. Beri tahu dokter riwayat penyakit Anda sebelum memakainya.

Kenapa timolol harus dipakai rutin setiap hari?

Karena glaukoma adalah penyakit menahun yang sering tanpa gejala. Tetes mata hanya mengendalikan tekanan selama dipakai teratur. Jangan berhenti sendiri meski mata terasa baik — hentikan atau ganti hanya atas saran dokter, dan tetap kontrol teratur.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. PERDAMI - Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia
  2. 2. BPOM RI - Cek Produk Obat
  3. 3. Kemenkes RI

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.