Tiotropium
Obat **bronkodilator hirup kerja panjang (antikolinergik/LAMA)** yang **melebarkan saluran napas** sebagai **terapi pemeliharaan harian** pada **PPOK**. **Ini obat rutin untuk mencegah gejala, BUKAN pelega serangan mendadak.**
- Nama generik
- Tiotropium Bromide
- Nama dagang
- Spiriva
Indikasi (Untuk apa)
- Terapi pemeliharaan harian untuk melebarkan saluran napas pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik)
- Terapi tambahan pada asma atas pertimbangan dokter
- Beberapa kondisi paru kronis termasuk bronkiektasis, hanya bila diresepkan dokter
Dosis
Efek Samping
- Mulut kering (paling sering)
- Sembelit
- Iritasi tenggorokan atau suara serak
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat alergi tiotropium atau komponen obat
Interaksi dengan Obat Lain
- Hati-hati bila digunakan bersama obat antikolinergik lain — beri tahu dokter semua obat yang Anda pakai
Peringatan Penting
- Ini obat pemeliharaan harian untuk mencegah gejala, BUKAN obat pelega serangan sesak mendadak. Saat sesak akut, gunakan inhaler pelega kerja cepat sesuai anjuran dokter.
- Hati-hati pada glaukoma sudut sempit, pembesaran prostat, atau kesulitan berkemih — sampaikan kondisi ini ke dokter.
- Hindari serbuk/kabut obat masuk ke mata. Bila mata terkena, terasa nyeri, atau penglihatan kabur, segera hubungi tenaga medis.
- Bila muncul sesak napas berat / mendadak, nyeri dada hebat, bibir/wajah membiru, atau batuk darah banyak → segera ke IGD / hubungi 119.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Estimasi Harga
Bervariasi; tanyakan apotek.
Pertanyaan Umum
Apakah tiotropium bisa untuk melegakan sesak mendadak?
Tidak. Tiotropium adalah obat pemeliharaan harian untuk mencegah gejala. Saat sesak muncul mendadak, gunakan inhaler pelega kerja cepat sesuai anjuran dokter. Jika sesak berat/mendadak, nyeri dada hebat, bibir membiru, atau batuk darah banyak → segera ke IGD / hubungi 119.
Berapa kali tiotropium dipakai dalam sehari?
Umumnya sekali sehari menggunakan alat hirup khusus sesuai resep. Teknik menghirup yang benar penting agar obat sampai ke paru. Pakai pada waktu yang sama setiap hari dan jangan hentikan tanpa anjuran dokter.
Siapa yang harus lebih berhati-hati memakai tiotropium?
Penderita glaukoma sudut sempit, pembesaran prostat, atau kesulitan berkemih perlu berhati-hati dan wajib memberi tahu dokter. Hindari juga serbuk obat masuk ke mata.
Referensi Medis
- 1. Kemenkes
- 2. PDPI
- 3. P2PTM Kemenkes
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.