Suplemen & VitaminBebas (tanpa resep)
Vitamin D3 (Cholecalciferol)
Vitamin D3 (cholecalciferol) — bentuk paling efektif vitamin D. 80% orang Indonesia defisien meski tropis. Untuk tulang, imun, dan 1000+ gen lain.
- Nama generik
- Cholecalciferol
- Nama dagang
- Blackmores Vitamin D3, Now Foods D3, Nature Made D3, Holisticare Ester-C+D
Direview apt. Linda Hartono, S.Farm, AptDiperbarui 23 Mei 2026
Indikasi (Untuk apa)
- Defisiensi vitamin D (25(OH)D <20 ng/mL)
- Insufisiensi (20-30 ng/mL)
- Pencegahan rikets pada anak
- Pencegahan osteomalacia & osteoporosis
- Co-terapi penyakit autoimun (riset emerging)
- Hipoparatiroidism (dosis tinggi)
Dosis
Dewasa
Maintenance: 1.000-2.000 IU/hari. Defisiensi (resep dokter): 4.000-6.000 IU/hari atau 50.000 IU mingguan × 8 minggu. Minum dengan makanan berlemak untuk penyerapan optimal.
Anak
Bayi: 400 IU/hari. Anak 1-18: 600-1.000 IU/hari (IDAI 2024).
Lansia
1.500-2.000 IU/hari (kebutuhan lebih tinggi karena sintesis kulit menurun).
Efek Samping
- Mual, muntah (jarang, biasanya dosis sangat tinggi)
- Konstipasi
- Sakit kepala
- Kelelahan
- Hiperkalsemia (kalsium darah tinggi) — gejala kalau toksik >50.000 IU/hari berbulan-bulan
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hiperkalsemia
- Hipervitaminosis D
- Sarcoidosis aktif
- Beberapa jenis kanker dengan hyperkalsemia
Interaksi dengan Obat Lain
- Thiazide diuretics - risk hiperkalsemia
- Steroid - turunkan efek
- Orlistat (penurun BB) - turunkan penyerapan
- Magnesium - sinergistik (positif)
Peringatan Penting
- Cek 25(OH)D dulu sebelum dosis >2.000 IU/hari rutin
- Minum dengan lemak (alpukat, almond, telur) — fat-soluble
- Jangan kombinasi dengan kalsium dosis tinggi (>1.500 mg/hari) tanpa konsultasi
- D3 (cholecalciferol) 87% lebih efektif dari D2 (ergocalciferol)
- Ibu hamil + menyusui: 1.500-2.000 IU/hari direkomendasikan
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Kategori A - aman
Estimasi Harga
Rp 30.000 - Rp 250.000 per botol 60-100 kapsul (tergantung brand & dosis 1000-5000 IU)
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.