Lewati ke konten
Penyakit Umum

Keputihan (Fluor Albus)

Juga dikenal sebagai: keputihan, fluor albus, vaginal discharge, leukorea

Keluarnya cairan dari vagina. **Penting dipahami: ada keputihan NORMAL dan TIDAK NORMAL** — yang penting tahu cara membedakannya.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Ilustrasi kesehatan reproduksi wanita

Ringkasan

Keputihan atau fluor albus adalah keluarnya cairan dari vagina. Hal ini wajar dialami perempuan dan tidak selalu menjadi tanda penyakit. Yang penting dipahami adalah perbedaan antara keputihan normal (fisiologis) yang merupakan bagian dari mekanisme alami tubuh menjaga kebersihan dan kelembapan vagina, dengan keputihan tidak normal yang bisa menandakan infeksi atau iritasi. Keputihan normal biasanya bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, tidak gatal, dan jumlahnya berubah-ubah mengikuti siklus haid, kehamilan, atau masa subur — kondisi ini tidak perlu diobati. Sebaliknya, keputihan yang berubah warna, berbau, atau disertai gatal dan perih sebaiknya diperiksakan ke dokter agar penanganannya tepat.

Gejala

  • Keputihan normal: cairan bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, tidak gatal, jumlah berubah mengikuti siklus haid, kehamilan, atau masa suburtidak perlu diobati
  • Tanda tidak normal: cairan berubah warna menjadi kuning, hijau, atau abu-abu
  • Tanda tidak normal: berbau amis atau busuk dan jumlahnya sangat banyak
  • Tanda tidak normal: disertai gatal, perih, nyeri, atau bengkak di area kewanitaan
  • Pada infeksi jamur (kandidiasis): keputihan bergumpal seperti susu disertai gatal hebat
  • Pada vaginosis bakterialis: keputihan abu-abu dengan bau amis

Penyebab

  • Fisiologis (normal): pengaruh hormon mengikuti siklus haid, masa subur, atau kehamilan
  • Infeksi jamur (kandidiasis) — cairan menggumpal seperti susu dan gatal
  • Vaginosis bakterialis — bau amis dan warna keabu-abuan akibat ketidakseimbangan bakteri vagina
  • Trikomoniasis atau infeksi menular seksual lainnya
  • Iritasi akibat sabun pewangi, douching berlebihan, atau bahan tertentu

Faktor Risiko

  • Penggunaan sabun pewangi atau douching (membilas dalam vagina) berlebihan
  • Area kewanitaan yang sering lembap atau kurang kering
  • Pemakaian celana dalam ketat atau berbahan tidak menyerap keringat
  • Cebok dengan arah dari belakang ke depan
  • Aktivitas seksual tanpa perlindungan (untuk infeksi menular seksual)
  • Kondisi yang menurunkan daya tahan tubuh, seperti diabetes yang tidak terkontrol

Kapan Harus ke Dokter?

  • Keputihan berbau menyengat (amis atau busuk)
  • Keputihan berubah warna menjadi kuning, hijau, atau abu-abu
  • Disertai gatal, perih, nyeri, atau bengkak
  • Keputihan berulang atau tidak membaik
  • Disertai demam, nyeri panggul, atau perdarahan di luar haid

Pengobatan

  • Pengobatan disesuaikan dengan penyebab berdasarkan penilaian dokter
  • Antijamur untuk keputihan akibat infeksi jamur (kandidiasis)
  • Antibiotik untuk vaginosis bakterialis atau infeksi bakteri lain
  • Penanganan khusus untuk infeksi menular seksual (sering perlu pengobatan pasangan juga)
  • Jangan asal beli obat sendiri — penyebab perlu dipastikan dulu agar tidak salah penanganan
  • Keputihan normal tidak perlu diobati, cukup menjaga kebersihan

Pencegahan

  • Jaga area kewanitaan tetap kering dan bersih
  • Cebok dengan arah dari depan ke belakang
  • Hindari sabun pewangi dan douching (membilas dalam vagina) berlebihan
  • Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan ganti secara teratur
  • Hindari pakaian dalam yang terlalu ketat dan lembap
  • Gunakan perlindungan saat berhubungan untuk mencegah infeksi menular seksual

Estimasi Biaya

Pemeriksaan keputihan umumnya terjangkau; obat antijamur atau antibiotik relatif murah dan tersedia atas resep dokter.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Apakah keputihan selalu tanda penyakit?

Tidak. Ada keputihan normal (fisiologis) yang bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak gatal — ini bagian alami tubuh dan tidak perlu diobati. Yang perlu diperiksa adalah keputihan yang berubah warna, berbau, atau disertai gatal dan perih.

Bolehkah membeli obat keputihan sendiri?

Sebaiknya jangan asal beli obat. Penyebab keputihan tidak normal berbeda-beda (jamur, bakteri, atau infeksi menular seksual) dan masing-masing butuh obat berbeda. Pengobatan sebaiknya sesuai penilaian dokter agar tepat.

Apakah douching baik untuk mencegah keputihan?

Tidak dianjurkan. Douching atau membilas bagian dalam vagina secara berlebihan justru dapat mengganggu keseimbangan alami dan memicu iritasi atau infeksi. Cukup jaga area luar tetap bersih dan kering.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. POGI
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.