Biopsi Paru
Tindakan **mengambil contoh kecil jaringan paru** untuk diperiksa di bawah mikroskop guna **memastikan penyebab kelainan paru**.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Memastikan penyebab kelainan paru yang belum jelas dari pemeriksaan lain
- Membedakan fibrosis / penyakit paru interstitial, infeksi, atau keganasan (kanker)
- Menentukan pengobatan yang tepat berdasarkan hasil jaringan
Persiapan sebelum prosedur
- 1Puasa sesuai anjuran dokter sebelum tindakan
- 2Cek pembekuan darah untuk menilai risiko perdarahan
- 3HENTIKAN obat pengencer darah bila diminta dokter, jangan berhenti sendiri
- 4Beri tahu semua obat rutin, alergi, dan riwayat penyakit
Langkah prosedur
- 1Dokter memilih metode sesuai lokasi kelainan dan tujuan
- 2Dilakukan dengan bius lokal atau bius umum tergantung metode
- 3Pilihan cara: biopsi jarum melalui dinding dada (dipandu CT scan), melalui bronkoskopi (dari dalam saluran napas), atau biopsi bedah (VATS / torakoskopi)
- 4Contoh jaringan diambil dan dikirim ke laboratorium
- 5Setelah tindakan sering diobservasi dan dirontgen untuk memantau komplikasi
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Pneumotoraks (paru bocor) — udara masuk ke rongga dada
- Perdarahan atau batuk darah
- Infeksi atau nyeri di area tindakan
- Sesak napas berat / mendadak, nyeri dada hebat, bibir/wajah membiru, atau batuk darah banyak → segera ke IGD / hubungi 119
Estimasi Biaya
Ditanggung BPJS dengan indikasi & rujukan. Swasta: bervariasi tergantung metode (jarum/bronkoskopi/bedah).
Metode dipilih sesuai lokasi kelainan.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.