Cangkok Kulit (Skin Graft)
Operasi **memindahkan kulit sehat dari area donor** untuk menutup area tubuh yang kulitnya hilang atau rusak.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Menutup luka bakar luas yang tidak bisa sembuh sendiri
- Membantu menyembuhkan luka kronis yang tidak kunjung menutup
- Menutup area kulit yang hilang setelah operasi pengangkatan jaringan (misalnya tumor)
- Memperbaiki kulit akibat cedera berat
Persiapan sebelum prosedur
- 1Pemeriksaan kondisi luka dan area donor oleh dokter bedah
- 2Beri tahu obat pengencer darah dan riwayat alergi obat
- 3Puasa beberapa jam sebelumnya jika menggunakan bius umum
- 4Luka penerima dibersihkan dan disiapkan agar jaringannya sehat
Langkah prosedur
- 1Pembiusan lokal atau umum tergantung luas area
- 2Pengambilan kulit dari area donor — jenis split-thickness (lapisan kulit tipis, paling umum) atau full-thickness (seluruh ketebalan kulit)
- 3Penempelan cangkokan pada area penerima dan difiksasi (dijahit/diperban)
- 4Area donor ditutup dengan balutan karena area donor juga menjadi luka yang perlu dirawat hingga sembuh
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Cangkok gagal menempel (graft tidak hidup)
- Infeksi pada area penerima atau donor
- Perbedaan warna kulit dan jaringan parut
- Kekakuan area sekitar — kadang perlu fisioterapi
Estimasi Biaya
BPJS: ditanggung sesuai indikasi medis. Swasta: biaya sangat bervariasi tergantung luas area, jenis cangkok, dan rawat inap.
Luka bakar luas atau kasus kompleks biasanya memerlukan rawat inap yang memengaruhi total biaya.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
- 1. Kemenkes
- 2. PERDOSKI
- 3. WHO - Burns
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.