Induksi Persalinan
Tindakan **merangsang persalinan secara buatan** di rumah sakit ketika **melanjutkan kehamilan dinilai lebih berisiko daripada melahirkan**, dengan pemantauan ibu dan janin.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Dipertimbangkan saat melanjutkan kehamilan dianggap lebih berisiko daripada melahirkan
- Kehamilan lewat waktu (postterm)
- Preeklampsia (tekanan darah tinggi dalam kehamilan)
- Diabetes kehamilan yang membutuhkan pengakhiran kehamilan tepat waktu
- Ketuban pecah tetapi belum ada kontraksi
- Pertumbuhan janin terganggu
- Keputusan dibuat bersama dokter setelah menimbang manfaat dan risiko; ibu tetap boleh bertanya alasan dan pilihan yang ada
Persiapan sebelum prosedur
- 1Dilakukan di rumah sakit dengan pemantauan ibu dan janin (sering dengan CTG/kardiotokografi)
- 2Dokter menilai kondisi leher rahim (serviks) untuk memilih metode yang sesuai
- 3Diskusikan alasan induksi, cara yang dipilih, serta rencana bila induksi tidak berhasil
- 4Beri tahu riwayat kehamilan sebelumnya, riwayat operasi caesar, alergi, dan obat rutin
- 5Metode obat seperti prostaglandin/misoprostol dan oksitosin hanya diberikan oleh tenaga medis di rumah sakit — jangan pernah membeli atau memakainya sendiri di rumah: obat ini memicu kontraksi kuat sehingga tanpa pengawasan dapat membahayakan ibu dan bayi (risiko perdarahan dan infeksi)
Langkah prosedur
- 1Metode dipilih bertahap sesuai kondisi leher rahim
- 2Mematangkan leher rahim: obat prostaglandin/misoprostol atau balon kateter, di bawah pengawasan medis
- 3Pemberian oksitosin lewat infus untuk memicu dan mengatur kontraksi
- 4Memecahkan ketuban (amniotomi) bila kondisi memungkinkan
- 5Kondisi ibu dan detak jantung janin dipantau ketat selama proses berlangsung
- 6Bila muncul tanda bahaya, dokter dapat mengubah rencana termasuk mempercepat kelahiran
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Kontraksi terlalu kuat atau terlalu sering yang dapat memengaruhi bayi
- Gawat janin (perubahan detak jantung janin)
- Infeksi
- Kemungkinan induksi gagal sehingga perlu operasi caesar
- Karena itu induksi dilakukan di rumah sakit dengan pemantauan. Tanda bahaya kehamilan seperti perdarahan dari jalan lahir, nyeri perut hebat satu sisi disertai pusing/pingsan (curiga kehamilan ektopik pecah), sakit kepala hebat + pandangan kabur + bengkak (preeklampsia berat), tidak bisa menahan cairan sama sekali, atau gerak janin berkurang drastis → SEGERA ke IGD / hubungi 119
Estimasi Biaya
Ditanggung BPJS sesuai indikasi persalinan. Swasta: bagian dari biaya persalinan/rawat inap.
Di rumah sakit dengan pemantauan.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.