Kolesistektomi (Operasi Angkat Kantong Empedu)
Operasi mengangkat kantong empedu, umumnya karena batu empedu yang bergejala. Paling sering dilakukan dengan teknik laparoskopi (sayatan kecil).
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Batu empedu yang menimbulkan gejala (nyeri kolik berulang)
- Radang kantong empedu (kolesistitis)
- Batu yang menyumbat saluran empedu
- Polip kantong empedu berukuran besar
- Pankreatitis akibat batu empedu
Persiapan sebelum prosedur
- 1Puasa 6-8 jam sebelum operasi
- 2Pemeriksaan darah, fungsi hati, dan USG perut untuk memastikan batu
- 3Hentikan obat pengencer darah sesuai arahan dokter
- 4Anestesi umum, sehingga dilakukan penilaian pra-bius
- 5Pasang infus sebelum tindakan
Langkah prosedur
- 1Pemberian anestesi umum (pasien tertidur)
- 2Teknik laparoskopi: 3-4 sayatan kecil di perut dan kamera dimasukkan
- 3Kantong empedu dilepaskan dari hati dan saluran empedu
- 4Kantong empedu beserta batunya dikeluarkan
- 5Sayatan ditutup; pada kasus sulit bisa beralih ke operasi terbuka
- 6Total tindakan umumnya 1-2 jam
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Infeksi luka operasi
- Perdarahan
- Cedera saluran empedu (jarang tapi serius)
- Kebocoran empedu
- Diare atau perut kembung sementara setelah makan berlemak
Estimasi Biaya
BPJS: ditanggung dengan rujukan dan indikasi medis. Swasta: Rp 20-60 juta (laparoskopi).
Biaya swasta bergantung pada kelas rawat, teknik (laparoskopi vs terbuka), dan rumah sakit. Komplikasi atau rawat inap lebih lama menambah biaya.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.