Lewati ke konten
Diagnostik & Imaging

Kolposkopi

Pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan alat pembesar bercahaya untuk memeriksa sel abnormal, biasanya setelah hasil Pap smear yang tidak normal.

Durasi
10-20 menit
Pemulihan
Bisa langsung beraktivitas. Bila dilakukan biopsi, mungkin muncul flek atau keputihan gelap beberapa hari, dan dianjurkan menghindari hubungan intim serta tampon sampai sembuh. Hasil biopsi keluar dalam 1-2 minggu.
BPJS
Ditanggung
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 4 Juni 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • Menindaklanjuti hasil Pap smear yang tidak normal
  • Pemeriksaan lebih dekat leher rahim (serviks) untuk mencari sel pra-kanker
  • Evaluasi infeksi HPV berisiko tinggi
  • Memeriksa perdarahan atau kelainan pada serviks

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1Tidak dilakukan saat sedang haid (jadwalkan di luar masa menstruasi)
  2. 2Hindari hubungan intim, tampon, dan obat vagina 1-2 hari sebelumnya
  3. 3Beritahu dokter bila sedang atau mungkin hamil
  4. 4Boleh minum pereda nyeri ringan sebelumnya bila disarankan

Langkah prosedur

  1. 1Posisi seperti pemeriksaan Pap smear, alat spekulum dipasang
  2. 2Dokter mengamati serviks dengan kolposkop (mikroskop bercahaya) dari luar tubuh
  3. 3Cairan khusus dioleskan agar area abnormal lebih jelas terlihat
  4. 4Bila ada area mencurigakan, diambil sampel jaringan (biopsi) untuk diperiksa
  5. 5Total pemeriksaan umumnya 10-20 menit

Pemulihan

Bisa langsung beraktivitas. Bila dilakukan biopsi, mungkin muncul flek atau keputihan gelap beberapa hari, dan dianjurkan menghindari hubungan intim serta tampon sampai sembuh. Hasil biopsi keluar dalam 1-2 minggu.

Risiko & Komplikasi

  • Nyeri atau kram ringan saat biopsi
  • Flek atau perdarahan ringan setelah biopsi
  • Infeksi (jarang)
  • Pemeriksaan tanpa biopsi umumnya tidak menimbulkan nyeri berarti

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

BPJS: ditanggung dengan rujukan dan indikasi. Swasta: Rp 500.000-2.000.000 (lebih tinggi bila disertai biopsi dan pemeriksaan patologi).

Kolposkopi adalah langkah penting deteksi dini kanker serviks setelah skrining (Pap smear/IVA) yang abnormal.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. POGI - Persatuan Obstetri Ginekologi Indonesia
  2. 2. Kemenkes - Deteksi Dini Kanker Serviks
  3. 3. WHO - Cervical Cancer

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.