Laparoskopi Kista Ovarium
Tindakan **mengangkat kista (kantong berisi cairan) pada indung telur** dengan teknik **laparoskopi**: kamera dan alat dimasukkan lewat beberapa sayatan kecil di perut.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Kista berukuran besar atau menetap tidak kunjung hilang
- Kista menimbulkan nyeri yang mengganggu
- Kista terpuntir (torsio) atau pecah sebagai kondisi gawat
- Kista dicurigai tidak jinak dan perlu dipastikan
- PENTING: banyak kista jenis fungsional tidak perlu dioperasi dan dapat hilang sendiri — operasi hanya untuk indikasi tertentu
Persiapan sebelum prosedur
- 1USG, dan kadang pemeriksaan penanda tumor, untuk menentukan rencana
- 2Puasa sesuai instruksi sebelum bius umum
- 3Sampaikan riwayat penyakit, alergi, dan obat rutin
- 4Diskusikan rencana mempertahankan indung telur bila Anda masih ingin punya anak
Langkah prosedur
- 1Pasien dibius umum (tidur penuh)
- 2Dibuat beberapa sayatan kecil di perut untuk kamera dan alat
- 3Rongga perut diisi gas agar organ terlihat jelas
- 4Bila memungkinkan, kista diangkat sambil mempertahankan indung telur
- 5Jaringan diperiksa; sayatan kecil ditutup
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Perdarahan
- Infeksi
- Cedera organ sekitar (usus, kandung kemih, pembuluh darah)
- Perlengketan di kemudian hari
- Jarang, perlu beralih ke bedah terbuka bila ada kendala saat operasi
Estimasi Biaya
BPJS: ditanggung dengan indikasi medis & rujukan berjenjang. Swasta: bervariasi menurut rumah sakit dan kondisi, umumnya jutaan hingga puluhan juta rupiah.
Biaya akhir bergantung pada kelas perawatan, ukuran kista, dan hasil pemeriksaan jaringan.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.