Ligasi Varises Esofagus (Pengikatan)
Tindakan **endoskopi** untuk **mengikat pembuluh darah yang melebar (varises) di kerongkongan** dengan **gelang karet kecil**, agar pembuluh mengempis dan risiko pecahnya berkurang.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Menghentikan perdarahan varises yang sedang terjadi (muntah darah, BAB hitam)
- Mencegah perdarahan pada varises berisiko sebelum sempat pecah
- Mengatasi varises akibat hipertensi portal pada sirosis hati
- Bagian dari kontrol endoskopi berkala pada penderita sirosis
Persiapan sebelum prosedur
- 1Puasa beberapa jam sebelum tindakan sesuai arahan dokter
- 2Beri tahu semua obat rutin (termasuk pengencer darah) dan riwayat alergi
- 3Pemeriksaan darah dan penilaian fungsi hati lebih dulu
- 4Jangan mengubah obat pengencer darah/antibiotik tanpa instruksi dokter
Langkah prosedur
- 1Diberikan sedasi agar nyaman dan tidak sakit
- 2Endoskopi (selang lentur) dimasukkan lewat mulut menuju kerongkongan
- 3Varises disedot ke ujung alat lalu diikat dengan gelang karet kecil
- 4Pembuluh yang terikat akan mengempis dan rontok dalam beberapa hari
- 5Tindakan biasanya diulang beberapa kali hingga varises hilang
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Nyeri atau sulit menelan sementara di area kerongkongan
- Jarang: luka kecil atau perdarahan di lokasi ligasi
- GAWAT DARURAT: bila muncul muntah darah, BAB hitam, atau nyeri dada hebat setelah tindakan, segera ke IGD atau hubungi 119
Estimasi Biaya
BPJS: ditanggung dengan indikasi medis & rujukan. Swasta: bervariasi mulai jutaan rupiah per sesi.
Biaya total dipengaruhi jumlah sesi pengulangan, sedasi, dan rawat inap.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
- 1. Kemenkes
- 2. P2PTM Kemenkes
- 3. WHO
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.