Lewati ke konten
Operasi / Pembedahan

Operasi Hernia (Herniorrhaphy)

Operasi memperbaiki tonjolan organ keluar dari dinding otot — hernia inguinal (paling umum), femoral, umbilikal, atau insisional. Laparoskopi modern: recovery 1-2 minggu.

Durasi
Open: 30-60 menit per sisi. Laparoskopi: 45-90 menit. Bilateral: tambah 30-45 menit.
Pemulihan
Pulang hari sama (rawat jalan) atau 1 malam. Kerja kantor: 1-2 minggu. Aktivitas fisik ringan: 2-4 minggu. Angkat berat (>10 kg): hindari 6 minggu. Olahraga intens: 6-8 minggu. Recovery laparoskopi 50% lebih cepat dari open.
BPJS
Ditanggung
Direview dr. Bambang Setiawan, Sp.BDiperbarui 23 Mei 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • Hernia inguinal (di selangkangan) — paling umum, terutama pria
  • Hernia femoral (paha atas) — lebih sering wanita, risk strangulasi tinggi
  • Hernia umbilikal (pusar) — sering bayi + lansia obesitas
  • Hernia insisional (di lokasi bekas operasi)
  • Hernia epigastrik (atas pusar)
  • Cegah strangulasi (organ terjepit → necrosis → fatal kalau tidak operasi)
  • Hernia yang nyeri persisten atau mengganggu aktivitas

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1Konsultasi dengan Sp.B (spesialis bedah)
  2. 2Cek darah lengkap + EKG + foto toraks (rutin pre-operasi)
  3. 3**Hentikan pengencer darah** ([aspirin](/obat/aspirin) 7 hari, [clopidogrel](/obat/clopidogrel) 7 hari, warfarin 5 hari)
  4. 4Berhenti merokok 4-6 minggu sebelum (recovery lebih baik)
  5. 5Puasa 8 jam sebelum operasi (anestesi umum)
  6. 6Mandi antiseptik malam dan pagi hari operasi
  7. 7Beritahu dokter semua obat + suplemen yang Anda konsumsi
  8. 8Atur transportasi pulang (tidak boleh nyetir 24-48 jam)
  9. 9Bawa pakaian longgar untuk pulang

Langkah prosedur

  1. 1**Anestesi**: lokal + sedasi, regional (spinal), atau umum
  2. 2**Open repair (Lichtenstein technique)**:
  3. 3 - Sayatan 5-8 cm di area hernia
  4. 4 - Tonjolan organ dikembalikan ke abdomen
  5. 5 - Mesh (jaring) sintetik dijahit untuk perkuat dinding
  6. 6 - Jahit lapis demi lapis
  7. 7**Laparoskopi (TAPP atau TEP)**:
  8. 8 - 3 sayatan kecil 1 cm untuk camera + instrument
  9. 9 - Pendekatan dari dalam abdomen
  10. 10 - Mesh diletakkan di belakang dinding otot
  11. 11 - Hasil kosmetik lebih baik, recovery lebih cepat
  12. 12**Robotic** (subset dari laparoskopi) — di RS premium, mahal

Pemulihan

Pulang hari sama (rawat jalan) atau 1 malam. Kerja kantor: 1-2 minggu. Aktivitas fisik ringan: 2-4 minggu. Angkat berat (>10 kg): hindari 6 minggu. Olahraga intens: 6-8 minggu. Recovery laparoskopi 50% lebih cepat dari open.

Risiko & Komplikasi

  • Nyeri kronis pasca-operasi (5-12%) — terutama open repair
  • Mati rasa di area sayatan (5-10%)
  • Hematoma atau seroma (kumpulan cairan)
  • Infeksi luka (1-3%)
  • Hernia kambuh (1-3% laparoskopi, 5-10% open)
  • Komplikasi mesh: infeksi, migrasi, kronik nyeri (jarang)
  • Cedera saraf inguinal
  • Pada laparoskopi: cedera organ dalam (1%)
  • Pneumotoraks (jarang, laparoskopi)
  • Trombosis vena dalam (DVT)

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

BPJS cover 100%. RS swasta self-pay: Open repair Rp 8-20 juta. Laparoskopi unilateral Rp 15-40 juta. Bilateral laparoskopi Rp 25-60 juta. Robotic Rp 50-120 juta. Termasuk konsultasi + operasi + 1 malam rawat + mesh standar.

Mesh standar BPJS cover. Mesh premium (lightweight, anti-adhesi) self-pay tambahan Rp 3-10 juta. Recovery di rumah, follow-up via Faskes 1.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. EHS - European Hernia Society Guidelines 2024
  2. 2. IKABI - Pedoman Bedah Hernia Indonesia

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.