Operasi Hernia (Herniorrhaphy)
Operasi memperbaiki tonjolan organ keluar dari dinding otot — hernia inguinal (paling umum), femoral, umbilikal, atau insisional. Laparoskopi modern: recovery 1-2 minggu.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Hernia inguinal (di selangkangan) — paling umum, terutama pria
- Hernia femoral (paha atas) — lebih sering wanita, risk strangulasi tinggi
- Hernia umbilikal (pusar) — sering bayi + lansia obesitas
- Hernia insisional (di lokasi bekas operasi)
- Hernia epigastrik (atas pusar)
- Cegah strangulasi (organ terjepit → necrosis → fatal kalau tidak operasi)
- Hernia yang nyeri persisten atau mengganggu aktivitas
Persiapan sebelum prosedur
- 1Konsultasi dengan Sp.B (spesialis bedah)
- 2Cek darah lengkap + EKG + foto toraks (rutin pre-operasi)
- 3**Hentikan pengencer darah** ([aspirin](/obat/aspirin) 7 hari, [clopidogrel](/obat/clopidogrel) 7 hari, warfarin 5 hari)
- 4Berhenti merokok 4-6 minggu sebelum (recovery lebih baik)
- 5Puasa 8 jam sebelum operasi (anestesi umum)
- 6Mandi antiseptik malam dan pagi hari operasi
- 7Beritahu dokter semua obat + suplemen yang Anda konsumsi
- 8Atur transportasi pulang (tidak boleh nyetir 24-48 jam)
- 9Bawa pakaian longgar untuk pulang
Langkah prosedur
- 1**Anestesi**: lokal + sedasi, regional (spinal), atau umum
- 2**Open repair (Lichtenstein technique)**:
- 3 - Sayatan 5-8 cm di area hernia
- 4 - Tonjolan organ dikembalikan ke abdomen
- 5 - Mesh (jaring) sintetik dijahit untuk perkuat dinding
- 6 - Jahit lapis demi lapis
- 7**Laparoskopi (TAPP atau TEP)**:
- 8 - 3 sayatan kecil 1 cm untuk camera + instrument
- 9 - Pendekatan dari dalam abdomen
- 10 - Mesh diletakkan di belakang dinding otot
- 11 - Hasil kosmetik lebih baik, recovery lebih cepat
- 12**Robotic** (subset dari laparoskopi) — di RS premium, mahal
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Nyeri kronis pasca-operasi (5-12%) — terutama open repair
- Mati rasa di area sayatan (5-10%)
- Hematoma atau seroma (kumpulan cairan)
- Infeksi luka (1-3%)
- Hernia kambuh (1-3% laparoskopi, 5-10% open)
- Komplikasi mesh: infeksi, migrasi, kronik nyeri (jarang)
- Cedera saraf inguinal
- Pada laparoskopi: cedera organ dalam (1%)
- Pneumotoraks (jarang, laparoskopi)
- Trombosis vena dalam (DVT)
Estimasi Biaya
BPJS cover 100%. RS swasta self-pay: Open repair Rp 8-20 juta. Laparoskopi unilateral Rp 15-40 juta. Bilateral laparoskopi Rp 25-60 juta. Robotic Rp 50-120 juta. Termasuk konsultasi + operasi + 1 malam rawat + mesh standar.
Mesh standar BPJS cover. Mesh premium (lightweight, anti-adhesi) self-pay tambahan Rp 3-10 juta. Recovery di rumah, follow-up via Faskes 1.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.