Lewati ke konten
Diagnostik & Imaging

Pap Smear (Skrining Kanker Serviks)

Tes skrining sel-sel di leher rahim untuk deteksi dini perubahan pra-kanker. 5 menit, sedikit tidak nyaman, BUKAN nyeri. Wajib tiap 3 tahun untuk wanita sex-active usia 21-65.

Durasi
Prosedur sendiri: 5-10 menit. Total kunjungan: 30-45 menit (termasuk konsultasi + ganti baju). Hasil keluar: 3-10 hari kerja.
Pemulihan
TIDAK ada downtime. Aktivitas normal langsung. Bisa ada bercak ringan 1-2 hari (normal). Hubungan seksual + olahraga: langsung OK.
BPJS
Ditanggung
Direview dr. Maya Wijaya, Sp.B(K)OnkDiperbarui 23 Mei 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • **Skrining kanker serviks** (#2 kanker wanita Indonesia, banyak meninggal usia produktif)
  • Deteksi sel pra-kanker (CIN 1, 2, 3) sebelum jadi kanker invasive
  • Konfirmasi displasia serviks
  • Monitor pasien dengan HPV positif
  • Setelah operasi serviks atau histerektomi (tergantung indikasi)
  • Skrining post-vaksinasi HPV (tetap perlu karena vaksin tidak 100%)

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1**Jadwalkan saat TIDAK haid** (idealnya 10-20 hari setelah hari 1 haid terakhir)
  2. 2**Hindari 48 jam sebelum**:
  3. 3 - Hubungan seksual
  4. 4 - Vaginal douche atau spray
  5. 5 - Krim vagina, supositoria
  6. 6 - Tampon
  7. 7Beritahu dokter kalau:
  8. 8 - Sedang antibiotik
  9. 9 - Hamil
  10. 10 - Riwayat operasi serviks
  11. 11 - Pernah Pap abnormal
  12. 12 - HIV positif (skrining lebih sering)
  13. 13Pakai pakaian mudah dilepas (rok lebih praktis)
  14. 14Pergi ke toilet sebelum prosedur (kandung kemih kosong = lebih nyaman)

Langkah prosedur

  1. 1Ganti baju ke gown medis
  2. 2Posisi litotomi (berbaring kaki di stirrup)
  3. 3Dokter masukkan spekulum vaginal (alat metal/plastik untuk buka jalan) — sensasi tekan
  4. 4Bersihkan serviks dengan kapas
  5. 5Gunakan brush + spatula untuk ambil sel dari endoserviks + ektoserviks
  6. 6Sel dimasukkan ke cairan preservatif (liquid-based) atau slide kaca (konvensional)
  7. 7Spekulum dilepas
  8. 8Sampel kirim ke lab patologi untuk pemeriksaan mikroskopis
  9. 9Bisa kombinasi dengan tes HPV DNA (co-testing) — disarankan untuk usia 30+

Pemulihan

TIDAK ada downtime. Aktivitas normal langsung. Bisa ada bercak ringan 1-2 hari (normal). Hubungan seksual + olahraga: langsung OK.

Risiko & Komplikasi

  • Bercak / spotting ringan (10-30%, normal 1-2 hari)
  • Tidak nyaman / sensasi tekan (umum, bukan nyeri parah)
  • Kram ringan
  • Reaksi cemas (vasovagal — pingsan ringan, jarang)
  • False negative (10-20%) — itu sebabnya rutin tiap 3 tahun
  • False positive (sel atipik tapi bukan kanker) — butuh konfirmasi dengan kolposkopi
  • Trauma minor pada vagina/serviks (sangat jarang)

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

BPJS cover 1x/tahun untuk wanita 30-50 tahun (program nasional). Pap smear konvensional di RS swasta: Rp 250-500rb. Liquid-based (LBC, lebih akurat): Rp 500rb-1.5 juta. Co-test dengan HPV DNA: Rp 800rb-2.5 juta. Hasil + konsultasi follow-up: tambahan Rp 200-500rb.

Alternatif murah: IVA test (asam asetat) di Puskesmas — Rp 0 (gratis program nasional), sensitivitas lebih rendah dari Pap. Untuk wilayah pedesaan akses terbatas, IVA OK untuk skrining basic.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. WHO - Cervical Cancer Screening Guidelines
  2. 2. POGI - Skrining Kanker Serviks Indonesia
  3. 3. ACS - Cervical Cancer Early Detection

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.