Lewati ke konten
Terapi

Pemasangan IUD (KB Spiral)

Pemasangan **alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR/IUD)** berbentuk kecil (sering huruf T) ke dalam rahim untuk **mencegah kehamilan jangka panjang**.

Durasi
15-30 menit (pemasangan alatnya hanya beberapa menit).
Pemulihan
Bisa langsung beraktivitas ringan. Wajar muncul **bercak/kram beberapa hari**. IUD **tembaga** bisa membuat **haid lebih banyak/nyeri** sementara, sedangkan IUD **hormonal** sering membuat haid lebih sedikit.
BPJS
Ditanggung
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • Ingin kontrasepsi jangka panjang yang efektif 3-10 tahun tergantung jenis
  • Mencari salah satu kontrasepsi paling efektif yang bisa dilepas kapan saja bila ingin hamil lagi
  • Lebih nyaman tanpa harus mengingat minum pil setiap hari
  • Memilih jenis tembaga (non-hormon) atau hormonal (melepas progestin) sesuai kondisi tubuh

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1Konsultasi dengan bidan atau dokter untuk memastikan tidak sedang hamil dan tidak ada infeksi
  2. 2Pemasangan sering dianjurkan saat atau sesudah haid agar lebih mudah dan memastikan tidak hamil
  3. 3Sampaikan riwayat kesehatan, alergi, atau keluhan organ reproduksi
  4. 4Boleh makan terlebih dahulu; tidak perlu puasa

Langkah prosedur

  1. 1Pemeriksaan organ reproduksi (pemeriksaan dalam) oleh tenaga kesehatan
  2. 2Leher rahim dibersihkan, lalu IUD dimasukkan lewat leher rahim ke dalam rahim memakai alat khusus
  3. 3Posisi IUD dipastikan dan benang IUD dipotong sehingga menggantung sedikit di leher rahim sebagai penanda
  4. 4Saat alat masuk biasanya terasa kram/nyeri sebentar yang umumnya cepat mereda

Pemulihan

Bisa langsung beraktivitas ringan. Wajar muncul bercak/kram beberapa hari. IUD tembaga bisa membuat haid lebih banyak/nyeri sementara, sedangkan IUD hormonal sering membuat haid lebih sedikit.

Risiko & Komplikasi

  • Kram dan bercak beberapa hari setelah pemasangan
  • Perubahan pola haid (lebih banyak pada IUD tembaga, lebih sedikit pada IUD hormonal)
  • Risiko jarang: infeksi pada masa awal, IUD bergeser atau keluar sendiri sehingga perlu cek benang IUD berkala
  • Sangat jarang: tertusuknya dinding rahim saat pemasangan
  • Tidak melindungi dari penyakit menular seksual sehingga tetap perlu kondom bila berisiko
  • Segera ke fasilitas kesehatan bila muncul tanda bahaya: demam tinggi, nyeri perut bawah hebat atau menetap, perdarahan sangat banyak, keputihan berbau tidak sedap, atau benang IUD tidak teraba/hilang — ini bisa menandakan infeksi, IUD bergeser/keluar, atau perlukaan rahim

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

Biaya terjangkau dan sering ditanggung program KB/BPJS di puskesmas atau fasilitas mitra. Swasta: Rp 300.000-1.500.000 tergantung jenis IUD dan tempat layanan.

Jenis IUD (tembaga atau hormonal) dan fasilitas memengaruhi biaya; tanyakan layanan KB gratis di puskesmas terdekat.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. POGI
  2. 2. Kemenkes
  3. 3. WHO - Family Planning/Contraception

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.