Lewati ke konten
Diagnostik & Imaging

Pemeriksaan Hormon Reproduksi

**Pemeriksaan darah** untuk mengukur kadar **hormon** yang mengatur **siklus haid** dan **kesuburan** (misalnya **FSH, LH, estradiol, progesteron, prolaktin**, dan **hormon tiroid**). Bila haid Anda tidak teratur atau berhenti, keluhan itu **nyata** dan layak ditelusuri, bukan sesuatu yang mengada-ada.

Durasi
Pengambilan darah 5-10 menit. Hasil biasanya keluar dalam beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung laboratorium.
Pemulihan
Langsung pulang dan beraktivitas normal. Mungkin ada memar kecil di bekas tusukan yang hilang sendiri.
BPJS
Ditanggung
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • Menelusuri penyebab haid tidak teratur atau berhenti (amenore)
  • Menilai gangguan kesuburan pada perempuan
  • Membantu evaluasi PCOS (sindrom ovarium polikistik)
  • Mendeteksi gangguan tiroid atau kadar prolaktin tinggi yang mengganggu haid
  • Menilai kemungkinan menopause dini
  • Pada kondisi tertentu memeriksa testosteron atau AMH (cadangan sel telur) atas arahan dokter

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1Waktu pengambilan darah sering ditentukan menurut HARI dalam siklus haid — FSH/LH/estradiol biasanya di awal siklus, progesteron di paruh kedua siklus. Ikuti jadwal yang ditentukan dokter.
  2. 2Catat dan sampaikan tanggal hari pertama haid terakhir Anda.
  3. 3Beri tahu dokter semua obat dan suplemen yang dikonsumsi, termasuk biotin (vitamin rambut/kuku), pil KB, atau obat hormon, karena dapat memengaruhi hasil.
  4. 4Beri tahu bila ada kemungkinan hamil — kehamilan mengubah kadar beberapa hormon.
  5. 5Tidak perlu takut: prosedurnya hanya pengambilan sampel darah biasa.

Langkah prosedur

  1. 1Petugas membersihkan kulit lengan dan mengambil sampel darah dari pembuluh vena
  2. 2Darah dimasukkan ke tabung dan diberi label sesuai hormon yang diperiksa
  3. 3Kadang diperlukan beberapa kali pengambilan pada hari siklus berbeda sesuai hormon yang dinilai
  4. 4Sampel diproses di laboratorium
  5. 5Hasil ditafsirkan dokter bersama gejala Anda dan pemeriksaan lain — angka laboratorium tidak berdiri sendiri

Pemulihan

Langsung pulang dan beraktivitas normal. Mungkin ada memar kecil di bekas tusukan yang hilang sendiri.

Risiko & Komplikasi

  • Nyeri, memar, atau bengkak ringan di bekas jarum
  • Pusing atau melayang sesaat saat pengambilan darah
  • Jarang: infeksi ringan di area tusukan
  • Hasil bisa keliru ditafsirkan bila berdiri sendiri — selalu perlu penilaian dokter bersama gejala dan waktu siklus

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

BPJS: ditanggung dengan indikasi medis & rujukan yang sesuai. Swasta: sekitar Rp 150.000-500.000 per parameter hormon; panel lengkap dapat mencapai Rp 1.000.000-3.000.000.

Biaya sangat bergantung pada jumlah dan jenis hormon yang diperiksa serta laboratorium.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes RI
  2. 2. POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia)
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.