Perawatan Saluran Akar (PSA / Root Canal)
Perawatan untuk **menyelamatkan gigi yang sarafnya rusak atau terinfeksi** dengan membersihkan pulpa dari dalam saluran akar, tanpa harus mencabut gigi.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Gigi berlubang dalam yang sudah mengenai saraf
- Abses atau infeksi pada ujung akar gigi
- Cedera/trauma yang merusak jaringan pulpa
- Gejala seperti nyeri berdenyut, ngilu hebat berkepanjangan, atau gusi bengkak
- Tujuannya mempertahankan gigi asli agar tidak perlu dicabut
Persiapan sebelum prosedur
- 1Beri tahu dokter gigi tentang keluhan dan riwayat kesehatan
- 2Foto rontgen gigi biasanya diperlukan untuk menilai kondisi akar
- 3Tidak perlu puasa khusus
- 4Sampaikan jika sedang minum obat pengencer darah atau memiliki alergi obat
Langkah prosedur
- 1Pemberian bius lokal agar area gigi mati rasa
- 2Gigi dibuka untuk menjangkau ruang pulpa
- 3Membersihkan jaringan saraf dan pulpa yang terinfeksi dari dalam saluran akar
- 4Saluran akar dibentuk, dibersihkan, lalu diisi dan ditutup rapat
- 5Gigi ditambal; sering diakhiri pemasangan mahkota (crown) agar gigi kuat
- 6Umumnya butuh beberapa kali kunjungan untuk menuntaskan perawatan
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Infeksi berulang bila pembersihan tidak tuntas
- Gigi menjadi lebih rapuh sehingga sering perlu crown untuk memperkuat
- Ngilu atau nyeri sementara setelah tindakan
- Catatan: dengan bius modern, perawatan ini relatif tidak menyakitkan — anggapan 'ngeri' kurang tepat
Estimasi Biaya
BPJS: sebagian ditanggung sesuai ketentuan dan indikasi. Swasta: ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung gigi dan klinik (belum termasuk crown).
Jumlah saluran akar, posisi gigi, dan pemasangan crown memengaruhi total biaya.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
- 1. PDGI
- 2. Kemenkes
- 3. WHO - Oral Health
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.