Lewati ke konten
Terapi

Plasmaferesis (Pertukaran Plasma Darah)

Prosedur yang **menyaring dan mengganti plasma darah** untuk **membuang zat berbahaya dari darah**, terutama **antibodi abnormal** pada beberapa penyakit autoimun. Biasanya dipakai untuk **mengatasi serangan berat dengan cepat**, bukan sebagai pengobatan jangka panjang.

Durasi
Sekitar **beberapa jam per sesi**, dan sering memerlukan **beberapa sesi** (misalnya berselang-seling dalam beberapa hari hingga minggu) sesuai penilaian dokter.
Pemulihan
Setelah tiap sesi biasanya dipantau sebentar sebelum boleh pulang atau kembali ke ruang rawat. Lemas atau pusing ringan bisa terjadi. **Segera ke IGD atau hubungi 119** bila muncul **sesak napas, sulit menelan, atau kelemahan otot yang memburuk cepat** (tanda **krisis miastenia**), atau pada penyakit radang usus (**IBD**) bila ada **perdarahan hebat**.
BPJS
Ditanggung
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • Membuang antibodi abnormal dan zat berbahaya lain dari darah pada penyakit autoimun tertentu
  • Mengatasi serangan berat dengan cepat, misalnya pada krisis miastenia gravis dan sindrom Guillain-Barre
  • Membantu pada beberapa penyakit ginjal atau autoimun yang berat, sesuai pertimbangan dokter
  • Bersifat mengendalikan serangan, bukan menyembuhkan penyakit. Banyak penyakit autoimun memang tidak bisa disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan
  • Keputusan dan pelaksanaan plasmaferesis ditentukan oleh dokter spesialis yang menangani penyakit dasarnya, misalnya dokter saraf (neurologi) untuk miastenia gravis dan Guillain-Barre, atau dokter penyakit dalam/reumatologi untuk penyakit autoimun atau ginjal yang berat

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1Dokter memastikan indikasi yang jelas dan menilai kondisi jantung, ginjal, serta pembekuan darah
  2. 2Beri tahu semua obat rutin yang Anda minum, termasuk obat imunosupresan. Jangan menambah, menghentikan, atau mengubah dosis obat imunosupresan sendiri, ikuti arahan dokter
  3. 3Biasanya diperlukan pemasangan akses ke pembuluh darah besar untuk mengalirkan darah ke mesin
  4. 4Tanyakan persiapan makan, minum, dan cairan sesuai instruksi tim medis

Langkah prosedur

  1. 1Darah dialirkan dari tubuh melalui akses pembuluh darah besar menuju mesin
  2. 2Mesin memisahkan plasma (bagian cair darah) dari sel-sel darah
  3. 3Plasma yang mengandung antibodi berbahaya dibuang, lalu diganti dengan cairan pengganti berupa albumin atau plasma donor
  4. 4Sel darah dikembalikan ke tubuh bersama cairan pengganti
  5. 5Selama proses, kondisi Anda dipantau ketat (tekanan darah, denyut, dan keluhan)

Pemulihan

Setelah tiap sesi biasanya dipantau sebentar sebelum boleh pulang atau kembali ke ruang rawat. Lemas atau pusing ringan bisa terjadi. Segera ke IGD atau hubungi 119 bila muncul sesak napas, sulit menelan, atau kelemahan otot yang memburuk cepat (tanda krisis miastenia), atau pada penyakit radang usus (IBD) bila ada perdarahan hebat.

Risiko & Komplikasi

  • Tekanan darah turun selama atau setelah prosedur
  • Reaksi terhadap cairan pengganti (albumin atau plasma donor)
  • Gangguan pembekuan darah sehingga mudah memar atau berdarah
  • Infeksi pada area akses pembuluh darah
  • Karena ada risiko ini, prosedur dikerjakan di fasilitas yang memadai dengan pemantauan ketat

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

BPJS: dapat ditanggung dengan indikasi medis & rujukan yang sesuai di fasilitas rujukan. Swasta: biaya bervariasi besar karena dihitung per sesi dan sering perlu beberapa sesi. Konfirmasikan langsung ke rumah sakit.

Biaya total tergantung jumlah sesi, jenis cairan pengganti, akses pembuluh darah, dan kondisi penyerta.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. P2PTM Kemenkes
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.