Splenektomi (Operasi Pengangkatan Limpa)
Operasi **mengangkat limpa** (organ yang menyaring darah dan menghancurkan sel darah). Pada kelainan darah, dipertimbangkan bila **ITP** tak membaik dengan obat, pada beberapa **anemia hemolitik**, atau bila limpa terlalu aktif menghancurkan sel darah.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- ITP (trombosit rendah) yang tidak membaik dengan obat
- Beberapa jenis anemia hemolitik saat limpa berlebihan menghancurkan sel darah merah
- Limpa yang terlalu aktif menghancurkan sel darah (hipersplenisme)
- Cedera limpa berat akibat trauma
Persiapan sebelum prosedur
- 1Vaksinasi (pneumokokus, meningokokus, Hib) sebaiknya diberikan SEBELUM operasi karena limpa berperan melawan infeksi
- 2Pemeriksaan darah lengkap dan penilaian menyeluruh oleh dokter
- 3Beri tahu semua obat rutin; bila trombosit rendah, hindari aspirin/NSAID kecuali atas anjuran dokter
- 4Puasa dan persiapan pra-operasi sesuai instruksi tim medis
Langkah prosedur
- 1Pasien dibius (bius umum)
- 2Limpa diangkat secara laparoskopi (sayatan kecil) atau operasi terbuka, sesuai kondisi
- 3Pembuluh darah limpa diikat, lalu limpa dikeluarkan
- 4Luka ditutup dan pasien dipantau selama pemulihan di rumah sakit
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Lebih rentan infeksi berat seumur hidup — perlu vaksinasi dan kadang antibiotik pencegah
- Perdarahan saat atau setelah operasi
- Infeksi pada luka operasi
- Cedera organ di sekitar limpa (lambung, pankreas, usus besar)
- Risiko umum terkait pembiusan
Estimasi Biaya
Ditanggung BPJS dengan indikasi & rujukan. Swasta: puluhan juta tergantung metode dan rumah sakit.
Butuh vaksinasi sebelum operasi; waspada infeksi seumur hidup.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.