Lewati ke konten
Terapi

Suntik Mata Anti-VEGF (Injeksi Intravitreal)

Tindakan **menyuntikkan obat anti-VEGF ke dalam bola mata (rongga vitreus)** untuk **menghentikan pertumbuhan dan kebocoran pembuluh darah abnormal** di retina.

Durasi
Suntikan inti hanya beberapa menit; total kunjungan termasuk persiapan sekitar 15-30 menit.
Pemulihan
Bisa langsung pulang. Mata bisa terasa **mengganjal, berair, atau sedikit merah 1-2 hari**. Penglihatan dapat buram sementara setelah suntik.
BPJS
Tidak ditanggung
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • Degenerasi makula terkait usia jenis basah (wet AMD) dengan pembuluh darah baru yang bocor
  • Retinopati diabetik disertai pembengkakan makula (edema makula diabetik)
  • Sumbatan pembuluh darah retina (oklusi vena retina) yang menyebabkan pembengkakan
  • Tujuannya mempertahankan atau memperlambat hilangnya penglihatan — pada sebagian orang penglihatan bisa membaik sebagian, tapi ini bukan jaminan.

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1Periksa mata lengkap dulu (termasuk OCT/foto retina) untuk memastikan indikasi
  2. 2Beri tahu dokter bila ada infeksi mata aktif atau mata sedang merah dan nyeri
  3. 3Beri tahu obat yang diminum, termasuk pengencer darah, serta riwayat alergi
  4. 4Tidak perlu puasa. Sebaiknya ada yang menemani karena penglihatan bisa buram sementara setelahnya.

Langkah prosedur

  1. 1Mata ditetesi obat bius (anestesi tetes) sehingga prosedur tidak terasa sakit
  2. 2Permukaan mata dan kelopak dibersihkan steril (biasanya dengan povidone-iodine) untuk menekan risiko infeksi
  3. 3Kelopak ditahan lembut dengan alat agar mata tidak berkedip
  4. 4Dokter menyuntikkan obat anti-VEGF langsung ke rongga vitreus lewat bagian putih mata; jarum yang dipakai sangat halus
  5. 5Prosesnya cepat, dan biasanya perlu DIULANG secara berkala (tiap beberapa minggu hingga bulan) untuk mempertahankan hasil.

Pemulihan

Bisa langsung pulang. Mata bisa terasa mengganjal, berair, atau sedikit merah 1-2 hari. Penglihatan dapat buram sementara setelah suntik.

Risiko & Komplikasi

  • Mata terasa mengganjal, berair, atau bercak merah di putih mata yang umumnya hilang sendiri
  • Kenaikan tekanan bola mata, biasanya sementara
  • Risiko jarang namun serius: infeksi di dalam mata (endoftalmitis)segera ke dokter atau IGD mata bila mata makin nyeri, makin merah, atau penglihatan makin buram setelah suntik
  • Risiko jarang lain: perdarahan dalam mata atau robekan/lepasnya retina.

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan tidak menanggung

Cenderung tinggi karena harga obat anti-VEGF mahal dan suntikan sering berulang; per suntikan dapat mencapai jutaan rupiah. Cakupan BPJS sangat bergantung indikasi dan obat — konfirmasikan ke rumah sakit dan BPJS sebelum tindakan.

Karena perlu diulang, total biaya jangka panjang bisa besar. Biaya pasti berbeda tiap rumah sakit dan jenis obat.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. PERDAMI (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia)
  2. 2. Kemenkes
  3. 3. WHO - Blindness and Vision Impairment

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.