Tambal Gigi (Penambalan Gigi)
Menambal **gigi berlubang (karies)** untuk menghentikan kerusakan, menghilangkan nyeri, dan mengembalikan fungsi gigi. **Jangan tunda menambal lubang kecil** karena karies makin dalam makin mahal dan menyakitkan.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Menghentikan kerusakan akibat gigi berlubang (karies)
- Menghilangkan nyeri dan rasa ngilu pada gigi yang berlubang
- Mengembalikan fungsi gigi untuk mengunyah
Persiapan sebelum prosedur
- 1Persiapan minimal; umumnya tidak perlu puasa
- 2Beri tahu dokter gigi riwayat alergi dan obat yang sedang dikonsumsi
- 3Periksa lebih awal selagi lubang masih kecil; jangan tunda menambal lubang kecil
Langkah prosedur
- 1Bagian gigi yang rusak dibersihkan dan dibor untuk membuang jaringan karies
- 2Rongga diisi bahan tambal: resin komposit (sewarna gigi), glass ionomer (GIC), atau amalgam
- 3Tambalan dirapikan dan disesuaikan dengan gigitan
- 4Bila lubang sudah dalam mengenai saraf, mungkin perlu perawatan saluran akar lebih dulu
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Ngilu atau sensitif sementara setelah penambalan
- Tambalan dapat lepas atau aus seiring waktu sehingga perlu kontrol berkala
- Bila karies dibiarkan makin dalam, perawatan jadi makin rumit, mahal, dan menyakitkan
Estimasi Biaya
BPJS: sebagian ditanggung di faskes sesuai ketentuan. Swasta: Rp 150.000 - 1.000.000+ per gigi tergantung bahan dan tingkat kerusakan.
Biaya bervariasi menurut jenis bahan tambal dan kedalaman lubang; tambalan estetik tertentu mungkin tidak ditanggung.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.