Terapi Elektrokonvulsif (ECT)
Terapi medis yang mengalirkan **listrik singkat dan terkontrol ke otak** di bawah **bius umum** untuk memicu **bangkitan (kejang) terkendali** yang membantu memperbaiki kondisi otak. ECT adalah **tindakan medis modern, bukan hukuman**, dan bukan seperti gambaran film lama.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Depresi berat yang tidak membaik dengan obat (resistensi terapi)
- Risiko bunuh diri tinggi atau penolakan makan/minum yang mengancam jiwa, saat dibutuhkan perbaikan cepat
- Katatonia (kondisi diam membeku/tidak responsif)
- Kasus berat tertentu pada bipolar atau skizofrenia yang dipilih dokter jiwa
- PENTING: gangguan jiwa adalah kondisi medis yang dapat ditangani secara medis — bukan tanda kelemahan, bukan kutukan, dan bukan kerasukan. ECT adalah salah satu tindakan medis yang sah, dan mencari bantuan adalah langkah berani dan tepat.
- Jika Anda atau orang terdekat memiliki pikiran untuk menyakiti diri atau bunuh diri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa, dokter, atau layanan gawat darurat terdekat untuk mendapatkan bantuan.
Persiapan sebelum prosedur
- 1Evaluasi oleh dokter jiwa (psikiater) untuk memastikan indikasi dan menjelaskan manfaat serta risiko
- 2Pemeriksaan jantung dan kondisi medis lain serta konsultasi anestesi sebelum tindakan
- 3Puasa beberapa jam sebelum tindakan sesuai instruksi (karena memakai bius umum)
- 4Beri tahu semua obat yang sedang diminum, riwayat alergi, dan riwayat penyakit
- 5Penandatanganan persetujuan tindakan (informed consent) setelah penjelasan lengkap
Langkah prosedur
- 1Pasien diberi bius umum sehingga tertidur dan tidak merasakan nyeri selama tindakan
- 2Diberikan obat pelemas otot agar tubuh tidak menghentak saat bangkitan
- 3Tanda vital, napas, dan kadar oksigen dipantau ketat oleh tim medis dan anestesi
- 4Aliran listrik singkat dan terkontrol dialirkan melalui elektroda di kepala untuk memicu bangkitan (kejang) terkendali yang singkat
- 5Pasien dibangunkan dan diawasi di ruang pemulihan hingga sadar penuh
- 6Tindakan diulang dalam beberapa sesi (umumnya 2-3 kali per minggu, total beberapa sesi sesuai respons dan keputusan dokter)
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Bingung sesaat setelah sesi, umumnya membaik dalam hitungan menit hingga jam
- Gangguan daya ingat sementara, terutama ingatan sekitar masa terapi, yang umumnya membaik secara bertahap
- Nyeri kepala dan nyeri otot ringan
- Mual setelah bius
- Risiko terkait bius umum (jarang) — sebab itu dilakukan evaluasi dan pemantauan ketat oleh tim medis
Estimasi Biaya
Bervariasi antar fasilitas. Sebagian dapat ditanggung BPJS sesuai indikasi dan ketentuan rujukan. Biaya mandiri/swasta berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah per sesi tergantung rumah sakit dan jumlah sesi.
Tersedia di RS jiwa atau RS tertentu dengan fasilitas anestesi. Pastikan rujukan dan cakupan BPJS sebelum tindakan.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.