Diagnostik & Imaging
Tes Mantoux (Uji Tuberkulin)
**Tes kulit** untuk membantu mendeteksi **infeksi tuberkulosis (TB)**, sering dipakai pada **anak** dan orang yang kontak dengan penderita TB.
Durasi
Penyuntikan hanya beberapa menit; pembacaan dilakukan **48-72 jam kemudian**.
Pemulihan
Langsung beraktivitas seperti biasa. Bekas suntikan bisa **gatal atau sedikit bengkak** sementara.
BPJS
Ditanggung
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Membantu mendeteksi infeksi tuberkulosis (TB), terutama pada anak
- Skrining pada orang yang kontak erat dengan penderita TB
- Salah satu pemeriksaan penunjang, bukan alat diagnosis tunggal untuk TB
Persiapan sebelum prosedur
- 1Tidak perlu persiapan khusus dan tidak perlu puasa
- 2Beri tahu petugas jika ada riwayat alergi atau sedang sakit
- 3Penting: rencanakan agar bisa datang kembali tepat waktu untuk pembacaan
Langkah prosedur
- 1Sedikit cairan tuberkulin disuntikkan tepat di bawah kulit lengan bawah (suntikan intradermal)
- 2Area suntikan tidak boleh digaruk, ditutup plester ketat, atau diberi obat oles
- 3Hasil dibaca 48-72 jam kemudian oleh petugas terlatih
- 4Yang diukur adalah benjolan/pengerasan (indurasi), bukan sekadar kemerahan
Pemulihan
Langsung beraktivitas seperti biasa. Bekas suntikan bisa gatal atau sedikit bengkak sementara.
Risiko & Komplikasi
- Gatal, kemerahan, atau bengkak lokal di area suntikan (umumnya ringan)
- Reaksi alergi berat sangat jarang terjadi
- Hasil positif berarti pernah terpapar/terinfeksi TB — belum tentu sakit TB aktif, sehingga perlu pemeriksaan lanjutan seperti rontgen dada
Estimasi Biaya
BPJS Kesehatan menanggung
BPJS: ditanggung sesuai indikasi medis dan rujukan. Swasta: relatif terjangkau, tersedia di fasilitas kesehatan.
Biaya dapat berbeda antar fasilitas; tanyakan langsung ke faskes setempat.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Referensi Medis
- 1. Kemenkes
- 2. IDAI
- 3. WHO - Tuberculosis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.