Timpanometri
Pemeriksaan cepat dan **tidak menyakitkan** untuk menilai **pergerakan gendang telinga** serta kondisi **telinga tengah** dengan perubahan tekanan udara lembut di liang telinga. **Berbeda dari audiometri** — timpanometri **tidak mengukur seberapa baik Anda mendengar**, tetapi menilai **kondisi mekanik telinga tengah** (mis. ada tidaknya **cairan**).
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Mendeteksi cairan di telinga tengah (otitis media efusi/OME): cairan terkumpul di belakang gendang telinga yang masih utuh, biasanya tanpa nyeri dan tanpa keluar cairan/nanah. OME bukan yang awam sebut 'congek' (telinga bernanah/berair menahun) — keduanya berbeda. OME adalah penyebab umum pendengaran turun pada ANAK
- Menilai fungsi saluran Eustachius (telinga terasa penuh, tersumbat, 'krek-krek' saat menelan)
- Mencari gendang telinga berlubang (perforasi) atau tanda gangguan tulang-tulang pendengaran
- Membantu mencari penyebab pada anak yang terlambat bicara, sering menarik-narik telinga, atau kurang respons saat dipanggil
- Melengkapi audiometri: audiometri menjawab 'seberapa baik mendengar', timpanometri menjawab 'apa yang terjadi di telinga tengah'
- CATATAN PENTING: TULI MENDADAK (tiba-tiba tidak mendengar pada satu/dua telinga) adalah KEDARURATAN THT — jangan ditunda, harus ditangani sesegera mungkin (idealnya dalam 72 jam). Jangan menunggu jadwal timpanometri — langsung temui dokter THT hari itu juga
- TANDA BAHAYA: cairan telinga tengah HANYA pada SATU sisi pada ORANG DEWASA — apalagi bila disertai hidung tersumbat sebelah, mimisan berulang, atau benjolan di leher — tidak boleh berhenti pada label 'ada cairan'. Ini bisa merupakan tanda awal kanker nasofaring dan perlu endoskopi hidung untuk memastikan
- Timpanometri tidak menjawab keluhan pusing berputar (vertigo) — untuk itu diperlukan pemeriksaan lain. Vertigo disertai bicara pelo, wajah perot, lemah/baal separuh badan, pandangan ganda, atau nyeri kepala hebat mendadak adalah tanda STROKE — segera ke IGD atau telepon 119, jangan menunggu pemeriksaan telinga
Persiapan sebelum prosedur
- 1Tidak perlu puasa dan tidak perlu obat khusus
- 2Beri tahu petugas bila ada nyeri telinga hebat, keluar cairan/nanah, riwayat operasi telinga, atau gendang telinga berlubang
- 3Liang telinga sebaiknya bersih dari serumen (kotoran telinga) menumpuk karena dapat mengganggu hasil — pembersihan dilakukan oleh tenaga medis, bukan sendiri di rumah
- 4JANGAN membersihkan telinga dengan cotton bud — cotton bud justru mendorong serumen makin dalam, memadatkannya, dan berisiko melukai gendang telinga. Telinga punya mekanisme membersihkan diri sendiri
- 5Pada anak: jelaskan bahwa alat hanya 'menyentuh dan berbunyi', ajak saat anak tenang/tidak rewel agar hasil akurat
- 6Bila hidung sangat tersumbat, sampaikan ke dokter. Ingat: semprot dekongestan hidung JANGAN dipakai lebih dari 3-5 hari karena memicu rhinitis medikamentosa (hidung makin mampet setelah obat dihentikan)
Langkah prosedur
- 1Dokter/petugas melihat liang telinga lebih dulu (otoskopi) untuk memastikan tidak ada sumbatan atau infeksi aktif
- 2Ujung probe lunak dipasang menutup liang telinga hingga rapat — terasa seperti ditutup, tidak sakit
- 3Alat memberi perubahan tekanan udara lembut dan bunyi ringan; Anda hanya merasakan tekanan dan mendengar nada berdengung
- 4Selama pengukuran pasien diminta diam: tidak menelan, tidak bicara, tidak menguap atau bergerak agar grafik tidak terganggu
- 5Pengukuran diulang pada telinga sebelahnya
- 6Hasil keluar sebagai grafik timpanogram yang ditafsirkan dokter THT (bentuk kurva menunjukkan dugaan telinga tengah normal, berisi cairan, atau bertekanan negatif akibat gangguan Eustachius). Grafik ini adalah petunjuk, bukan diagnosis — selalu dibaca bersama otoskopi dan keluhan Anda
- 7Sering dilakukan bersama audiometri dalam satu kunjungan untuk gambaran pendengaran yang lengkap
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Sangat aman dan tidak menyakitkan; paling banter terasa tekanan atau geli sesaat
- Rasa tidak nyaman bila telinga sedang radang/nyeri akut. Bila telinga sedang sangat nyeri atau keluar cairan/nanah, yang didahulukan adalah diperiksa dokter, bukan timpanometri
- Hasil bisa tidak akurat bila pasien menelan, bicara, atau anak menangis/bergerak saat pengukuran — kadang perlu diulang
- Serumen menumpuk dapat menghalangi probe dan membuat hasil sulit dibaca
- Timpanometri tidak menilai tajam pendengaran — hasil 'normal' bukan berarti pendengaran pasti baik; perlu audiometri bila ada keluhan pendengaran
- Hasil timpanometri tidak berdiri sendiri: hasil 'ada cairan' tetap perlu ditelusuri penyebabnya — terutama bila hanya satu sisi pada orang dewasa (lihat tanda bahaya kanker nasofaring)
Estimasi Biaya
Ditanggung BPJS dengan indikasi & rujukan. Swasta: Rp 100.000-350.000 (sering sepaket dengan audiometri).
Menilai telinga tengah, bukan tajam pendengaran.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
- 1. Kemenkes
- 2. PERHATI-KL
- 3. WHO
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.