Lewati ke konten
Operasi / Pembedahan

Tonsilektomi (Operasi Amandel)

Pengangkatan tonsil (amandel) — paling sering pada anak dengan ISPA berulang atau sleep apnea akibat tonsil besar. Day surgery 30-45 menit, recovery 10-14 hari.

Durasi
30-45 menit (operasi). Total di RS termasuk persiapan + observasi: 4-6 jam.
Pemulihan
Hari 1-3: nyeri hebat, makan hanya cair dingin (es krim, jelly, susu dingin). Hari 4-7: mulai makanan lunak (bubur, sup). Hari 7-10: nyeri turun, mulai makanan setengah lunak. Hari 10-14: kembali normal, sekolah/kerja OK. Total recovery anak biasanya lebih cepat dari dewasa.
BPJS
Ditanggung
Direview dr. Bambang Setiawan, Sp.BDiperbarui 23 Mei 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • **ISPA berulang** (kriteria Paradise): ≥7 episode/tahun ATAU ≥5/tahun × 2 tahun ATAU ≥3/tahun × 3 tahun
  • **Sleep apnea akibat tonsil/adenoid besar** (anak terutama)
  • Abses peritonsillar berulang
  • Tonsillolithiasis (batu tonsil) yang mengganggu
  • Bau mulut kronis akibat tonsilolith
  • Tonsil asimetris suspect malignansi
  • Tonsil sangat besar yang ganggu menelan
  • Penyakit autoimun terkait infeksi tonsil (PFAPA, rheumatik)

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1Konsultasi Sp.THT
  2. 2Bukan saat sedang radang tonsil akut (tunggu 2-4 minggu pasca infeksi)
  3. 3Cek darah lengkap + faktor pembekuan (anak risk perdarahan)
  4. 4Hentikan [aspirin](/obat/aspirin) + [ibuprofen](/obat/ibuprofen) 1-2 minggu (risk perdarahan)
  5. 5Puasa 6-8 jam pra operasi
  6. 6Untuk anak: persiapkan secara psikologis, jelaskan prosedur dengan kata-kata sesuai usia
  7. 7Siapkan makanan lunak + es krim untuk hari-hari setelah operasi
  8. 8Pastikan ada caregiver 24 jam pertama

Langkah prosedur

  1. 1Anestesi umum (full sleep)
  2. 2Mulut dibuka dengan retractor, lidah ditarik
  3. 3**Cold knife dissection**: scalpel + ligasi pembuluh darah (klasik)
  4. 4**Electrocautery**: pakai listrik untuk potong + cauter (paling umum)
  5. 5**Coblation**: radiofrequency + saline (less nyeri, modern)
  6. 6**Laser**: option premium, hasil mirip coblation
  7. 7**Intracapsular tonsillectomy**: angkat sebagian tonsil (sisa kapsul) — anak, nyeri lebih sedikit
  8. 8Cek perdarahan, jahit kalau perlu
  9. 9Anak juga bisa adenoidektomi bersamaan (sering dilakukan kombinasi)
  10. 10Observasi 2-4 jam post-op, bisa pulang hari sama

Pemulihan

Hari 1-3: nyeri hebat, makan hanya cair dingin (es krim, jelly, susu dingin). Hari 4-7: mulai makanan lunak (bubur, sup). Hari 7-10: nyeri turun, mulai makanan setengah lunak. Hari 10-14: kembali normal, sekolah/kerja OK. Total recovery anak biasanya lebih cepat dari dewasa.

Risiko & Komplikasi

  • **Perdarahan pasca-operasi** (3-5%): primary (24 jam) atau secondary (hari 5-10)
  • Dehidrasi (anak terutama, karena nyeri menelan)
  • Mual + muntah pasca-anestesi
  • Nyeri telinga (referred pain — normal)
  • Demam ringan 1-3 hari
  • Infeksi (jarang dengan antibiotik profilaksis)
  • Suara berubah sementara (sengau) — biasanya kembali dalam 2-6 minggu
  • Reaksi anestesi
  • Cedera gigi atau bibir (jarang)
  • **Emergency**: perdarahan banyak hari 5-10 → IGD! (bisa fatal kalau tertelan banyak)

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

BPJS cover 100% dengan indikasi (rujukan dari Faskes 1 → Sp.THT). RS swasta self-pay: Rp 10-30 juta tergantung teknik (cold knife termurah, coblation/laser premium). Termasuk konsultasi + operasi + 1 malam rawat + obat-obatan.

Untuk anak indikasi sleep apnea atau ISPA berulang Paradise criteria, BPJS umumnya disetujui. Self-pay untuk indikasi kosmetik (bau mulut saja) atau permintaan tanpa kriteria klinis.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. AAO-HNS - Tonsillectomy Clinical Practice Guideline
  2. 2. PERHATI-KL - Pedoman Tonsilektomi Indonesia

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.