Torasentesis (Pungsi Pleura)
Tindakan **memasukkan jarum/selang tipis melalui sela iga ke rongga pleura** (rongga di antara paru dan dinding dada) untuk **mengeluarkan cairan yang menumpuk (efusi pleura)**, baik untuk **diperiksa penyebabnya** maupun agar **napas lebih lega**.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Diagnostik: mengambil sampel cairan pleura untuk mencari penyebab efusi — infeksi, TB, keganasan, atau gagal jantung
- Terapeutik: mengeluarkan cairan yang menumpuk agar sesak berkurang dan napas lebih lega
- Membantu dokter menentukan penanganan lanjutan sesuai penyebab cairan
Persiapan sebelum prosedur
- 1Beri tahu dokter bila mengonsumsi obat pengencer darah (misalnya warfarin, aspirin) atau punya gangguan pembekuan darah
- 2Sampaikan riwayat alergi dan seluruh obat rutin yang diminum
- 3Posisi umumnya duduk membungkuk bersandar pada meja/bantal agar rongga dada mudah dijangkau
- 4Sering dipandu USG untuk menandai lokasi cairan yang aman ditusuk
Langkah prosedur
- 1Lokasi penusukan ditentukan, sering dipandu USG
- 2Kulit dibersihkan dan diberi bius lokal agar tidak nyeri
- 3Jarum/selang tipis dimasukkan melalui sela iga ke rongga pleura
- 4Cairan disedot keluar; jumlah yang dikeluarkan sekali waktu dibatasi untuk mencegah komplikasi
- 5Jarum dilepas, luka kecil ditutup; kadang dilakukan rontgen kontrol setelahnya
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Pneumotoraks (paru bocor akibat tertusuk)
- Perdarahan di area penusukan
- Infeksi
- Batuk atau nyeri saat cairan keluar
Estimasi Biaya
Ditanggung BPJS dengan indikasi & rujukan. Swasta: bervariasi (ratusan ribu hingga jutaan, tergantung panduan USG dan pemeriksaan cairan).
Sering dipandu USG.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.