Transplantasi Sumsum Tulang (Cangkok Sel Punca)
Terapi intensif yang **mengganti sumsum tulang yang sakit dengan sel punca (stem cell) pembentuk darah yang sehat**, sehingga tubuh kembali memproduksi sel darah normal.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Mengobati leukemia dan limfoma yang memerlukan penggantian sel pembentuk darah
- Menangani beberapa kelainan sumsum tulang atau darah yang berat ketika terapi lain tidak cukup
- Memberi peluang penyembuhan pada kasus tertentu dengan mengganti sel sakit oleh sel punca sehat
- Dipertimbangkan oleh tim hematologi-onkologi di pusat khusus, sesuai jenis dan tahap penyakit
Persiapan sebelum prosedur
- 1Pemeriksaan menyeluruh untuk menilai apakah pasien siap menjalani terapi intensif
- 2Penentuan jenis transplantasi: autolog (memakai sel punca pasien sendiri) atau alogenik (dari pendonor yang cocok, sering saudara kandung)
- 3Untuk alogenik, dilakukan pencocokan jaringan (tes HLA) untuk mencari donor yang paling sesuai
- 4Pada autolog, sel punca pasien dikumpulkan lebih dulu dan disimpan sebelum terapi dimulai
- 5Diskusikan jujur dengan dokter spesialis soal manfaat, risiko, dan persiapan keluarga sebagai pendamping
Langkah prosedur
- 1Tahap persiapan: pemberian kemoterapi dosis tinggi dan/atau radiasi untuk mengosongkan sumsum tulang yang sakit
- 2Sel punca sehat dimasukkan melalui infus ke pembuluh darah, prosesnya mirip transfusi darah
- 3Sel punca akan “menempati” sumsum tulang dan mulai membentuk sel-sel darah baru yang sehat
- 4Masa pemulihan awal memerlukan isolasi dan kewaspadaan infeksi karena daya tahan tubuh sangat rendah selama sel baru bertumbuh
- 5Pemantauan ketat oleh tim medis hingga sumsum baru cukup kuat memproduksi sel darah
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Infeksi berat karena daya tahan tubuh sangat rendah selama sel baru bertumbuh
- Perdarahan akibat jumlah sel pembeku darah yang menurun
- Pada jenis alogenik, dapat terjadi reaksi sel donor menyerang tubuh penerima (GvHD)
- Efek samping dari kemoterapi dosis tinggi dan/atau radiasi
- Risiko bersifat nyata, sehingga prosedur hanya dilakukan di pusat khusus oleh tim hematologi-onkologi yang berpengalaman
Estimasi Biaya
BPJS: dapat dijamin sesuai indikasi medis & prosedur rujukan di rumah sakit rujukan yang ditunjuk. Swasta: biaya sangat tinggi, umumnya ratusan juta hingga miliaran rupiah tergantung jenis dan kondisi.
Biaya bergantung pada jenis transplantasi (autolog/alogenik), lama perawatan, dan penanganan komplikasi. Konsultasikan rincian dengan rumah sakit dan BPJS.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Referensi Medis
- 1. Kemenkes
- 2. Kanker Kemenkes
- 3. WHO
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.