USG Abdomen (USG Perut Lengkap)
USG perut untuk evaluasi organ dalam: hati, kandung empedu, pankreas, limpa, ginjal, dan kandung kemih. Aman tanpa radiasi, real-time, dan sangat berguna untuk skrining batu empedu, fatty liver, kista, dan pembesaran organ. Pemeriksaan first-line untuk nyeri perut, kuning, atau abnormalitas tes fungsi hati.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Nyeri perut kanan atas (suspek batu empedu, kolesistitis, hepatitis)
- Nyeri perut kanan bawah atau panggul (suspek apendisitis, kista ovarium)
- Skrining batu empedu dan kantung empedu (golden standard non-invasif)
- Evaluasi fatty liver (perlemakan hati) — komplikasi obesitas dan diabetes
- Pemeriksaan ukuran hati (hepatomegali) dan limpa (splenomegali)
- Suspek sirosis hati — evaluasi tekstur, asites, dan tanda hipertensi portal
- Skrining kanker hati (hepatocellular carcinoma) pada hepatitis B/C kronis
- Pemeriksaan ginjal: batu ginjal, kista, hidronefrosis, ukuran
- Pemeriksaan kandung kemih: batu, tumor, residual urine pasca berkemih
- Pemeriksaan pankreas (terbatas oleh gas usus — kadang butuh CT/MRI)
- Pasien dengan tes fungsi hati abnormal (SGOT/SGPT, bilirubin tinggi)
- Penyakit kuning (ikterus) — bedakan ekstra vs intrahepatik
- Asites (cairan di rongga perut) — evaluasi etiologi
- Skrining hernia inguinal/umbilikal
- Follow-up post-operasi abdomen atau evaluasi massa perut
- Skrining aneurisma aorta abdominalis pada lansia (>65 tahun)
Persiapan sebelum prosedur
- 1PUASA TOTAL 6-8 jam sebelum pemeriksaan — wajib untuk visualisasi kantung empedu yang baik (jika makan, empedu kosong dan tidak terlihat)
- 2Boleh minum air putih sedikit (≤200 ml) sampai 2 jam sebelum
- 3Tetap minum obat rutin (antihipertensi, dll) dengan air sedikit
- 4Untuk pasien diabetes: konsultasi dengan dokter terkait insulin/obat oral pagi (risiko hipoglikemia)
- 5Hindari makanan tinggi serat dan minuman berkarbonasi 12 jam sebelum (kurangi gas usus)
- 6Pakai pakaian longgar dan nyaman, dapat diganti dengan gown RS
- 7Bawa hasil USG/CT/MRI sebelumnya untuk perbandingan
- 8Untuk kasus kandung kemih: jangan kencing 1 jam terakhir (perlu kandung kemih sedikit terisi)
- 9Hindari merokok 4-6 jam sebelum (asap menyebabkan akumulasi gas)
Langkah prosedur
- 1Pasien berbaring telentang di meja pemeriksaan
- 2Gel ultrasound diaplikasikan ke perut untuk menghantarkan gelombang
- 3Probe (transducer) 3.5-5 MHz digerakkan di kuadran perut secara sistematik
- 4Inspeksi sistematik 9 area: hati lobus kanan, hati lobus kiri, kandung empedu, saluran empedu, pankreas, limpa, ginjal kanan, ginjal kiri, dan kandung kemih
- 5Doppler color flow untuk evaluasi pembuluh darah portal dan hepatik
- 6Pasien diminta menahan napas saat akuisisi gambar tertentu (untuk kurangi pergerakan organ)
- 7Pergantian posisi: miring kiri (untuk evaluasi kandung empedu), berdiri (untuk hernia/varikokel)
- 8Pengukuran organ: ukuran hati, ketebalan dinding kandung empedu, diameter common bile duct
- 9Rekam gambar dan video untuk dianalisa radiologist
- 10Pembersihan gel dengan tisu setelah selesai
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Sangat aman — tidak ada radiasi, tidak ada efek samping diketahui
- Aman untuk ibu hamil di semua trimester
- Aman untuk anak-anak dan bayi
- Tidak ada reaksi alergi (tidak pakai kontras)
- Keterbatasan: kualitas terbatas pada pasien obesitas (BMI >35) karena gelombang sulit menembus
- Keterbatasan: gas usus berlebih dapat menghalangi visualisasi pankreas
- Iritasi kulit ringan dari gel (sangat jarang)
- Tidak nyeri, kecuali tekanan ringan pada area yang inflamasi (misal kandung empedu inflamasi)
Estimasi Biaya
BPJS: cover 100% dengan rujukan dari Sp.PD/Sp.B/Sp.Rad atau dokter umum FKTP. RS swasta self-pay: USG abdomen lengkap Rp 300.000-800.000. Dengan Doppler (vascular): tambahan Rp 200-500rb. USG hati khusus + elastografi (FibroScan): Rp 800rb-2 juta. Hasil + interpretasi radiolog: termasuk biaya. Beberapa klinik radiologi tawarkan paket cek perut Rp 400-600rb.
Untuk BPJS: wajib rujukan dari FKTP atau spesialis. RS swasta umumnya tidak butuh rujukan tapi lebih mahal. Pilih radiolog berpengalaman untuk kasus kompleks (curiga tumor, sirosis). Sertakan riwayat keluhan + hasil lab terbaru untuk membantu interpretasi.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.