Lewati ke konten
Diagnostik & Imaging

USG Abdomen (USG Perut Lengkap)

USG perut untuk evaluasi organ dalam: hati, kandung empedu, pankreas, limpa, ginjal, dan kandung kemih. Aman tanpa radiasi, real-time, dan sangat berguna untuk skrining batu empedu, fatty liver, kista, dan pembesaran organ. Pemeriksaan first-line untuk nyeri perut, kuning, atau abnormalitas tes fungsi hati.

Durasi
USG abdomen standar: 20-30 menit. Kasus kompleks atau dengan Doppler: 30-45 menit. Hasil radiologist umumnya tersedia hari yang sama atau 1-3 hari kerja.
Pemulihan
Tidak ada downtime — langsung beraktivitas normal dan makan setelah pemeriksaan. Hasil dapat dibaca langsung oleh radiologist atau dikirim ke dokter rujukan.
BPJS
Ditanggung
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 27 Mei 2026

Kapan tindakan ini dilakukan?

  • Nyeri perut kanan atas (suspek batu empedu, kolesistitis, hepatitis)
  • Nyeri perut kanan bawah atau panggul (suspek apendisitis, kista ovarium)
  • Skrining batu empedu dan kantung empedu (golden standard non-invasif)
  • Evaluasi fatty liver (perlemakan hati) — komplikasi obesitas dan diabetes
  • Pemeriksaan ukuran hati (hepatomegali) dan limpa (splenomegali)
  • Suspek sirosis hati — evaluasi tekstur, asites, dan tanda hipertensi portal
  • Skrining kanker hati (hepatocellular carcinoma) pada hepatitis B/C kronis
  • Pemeriksaan ginjal: batu ginjal, kista, hidronefrosis, ukuran
  • Pemeriksaan kandung kemih: batu, tumor, residual urine pasca berkemih
  • Pemeriksaan pankreas (terbatas oleh gas usus — kadang butuh CT/MRI)
  • Pasien dengan tes fungsi hati abnormal (SGOT/SGPT, bilirubin tinggi)
  • Penyakit kuning (ikterus) — bedakan ekstra vs intrahepatik
  • Asites (cairan di rongga perut) — evaluasi etiologi
  • Skrining hernia inguinal/umbilikal
  • Follow-up post-operasi abdomen atau evaluasi massa perut
  • Skrining aneurisma aorta abdominalis pada lansia (>65 tahun)

Persiapan sebelum prosedur

  1. 1PUASA TOTAL 6-8 jam sebelum pemeriksaan — wajib untuk visualisasi kantung empedu yang baik (jika makan, empedu kosong dan tidak terlihat)
  2. 2Boleh minum air putih sedikit (≤200 ml) sampai 2 jam sebelum
  3. 3Tetap minum obat rutin (antihipertensi, dll) dengan air sedikit
  4. 4Untuk pasien diabetes: konsultasi dengan dokter terkait insulin/obat oral pagi (risiko hipoglikemia)
  5. 5Hindari makanan tinggi serat dan minuman berkarbonasi 12 jam sebelum (kurangi gas usus)
  6. 6Pakai pakaian longgar dan nyaman, dapat diganti dengan gown RS
  7. 7Bawa hasil USG/CT/MRI sebelumnya untuk perbandingan
  8. 8Untuk kasus kandung kemih: jangan kencing 1 jam terakhir (perlu kandung kemih sedikit terisi)
  9. 9Hindari merokok 4-6 jam sebelum (asap menyebabkan akumulasi gas)

Langkah prosedur

  1. 1Pasien berbaring telentang di meja pemeriksaan
  2. 2Gel ultrasound diaplikasikan ke perut untuk menghantarkan gelombang
  3. 3Probe (transducer) 3.5-5 MHz digerakkan di kuadran perut secara sistematik
  4. 4Inspeksi sistematik 9 area: hati lobus kanan, hati lobus kiri, kandung empedu, saluran empedu, pankreas, limpa, ginjal kanan, ginjal kiri, dan kandung kemih
  5. 5Doppler color flow untuk evaluasi pembuluh darah portal dan hepatik
  6. 6Pasien diminta menahan napas saat akuisisi gambar tertentu (untuk kurangi pergerakan organ)
  7. 7Pergantian posisi: miring kiri (untuk evaluasi kandung empedu), berdiri (untuk hernia/varikokel)
  8. 8Pengukuran organ: ukuran hati, ketebalan dinding kandung empedu, diameter common bile duct
  9. 9Rekam gambar dan video untuk dianalisa radiologist
  10. 10Pembersihan gel dengan tisu setelah selesai

Pemulihan

Tidak ada downtime — langsung beraktivitas normal dan makan setelah pemeriksaan. Hasil dapat dibaca langsung oleh radiologist atau dikirim ke dokter rujukan.

Risiko & Komplikasi

  • Sangat aman — tidak ada radiasi, tidak ada efek samping diketahui
  • Aman untuk ibu hamil di semua trimester
  • Aman untuk anak-anak dan bayi
  • Tidak ada reaksi alergi (tidak pakai kontras)
  • Keterbatasan: kualitas terbatas pada pasien obesitas (BMI >35) karena gelombang sulit menembus
  • Keterbatasan: gas usus berlebih dapat menghalangi visualisasi pankreas
  • Iritasi kulit ringan dari gel (sangat jarang)
  • Tidak nyeri, kecuali tekanan ringan pada area yang inflamasi (misal kandung empedu inflamasi)

Estimasi Biaya

BPJS Kesehatan menanggung

BPJS: cover 100% dengan rujukan dari Sp.PD/Sp.B/Sp.Rad atau dokter umum FKTP. RS swasta self-pay: USG abdomen lengkap Rp 300.000-800.000. Dengan Doppler (vascular): tambahan Rp 200-500rb. USG hati khusus + elastografi (FibroScan): Rp 800rb-2 juta. Hasil + interpretasi radiolog: termasuk biaya. Beberapa klinik radiologi tawarkan paket cek perut Rp 400-600rb.

Untuk BPJS: wajib rujukan dari FKTP atau spesialis. RS swasta umumnya tidak butuh rujukan tapi lebih mahal. Pilih radiolog berpengalaman untuk kasus kompleks (curiga tumor, sirosis). Sertakan riwayat keluhan + hasil lab terbaru untuk membantu interpretasi.

💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. PARI - Persatuan Ahli Radiologi Indonesia
  2. 2. ACR - American College of Radiology Practice Parameter
  3. 3. WFUMB - World Federation Ultrasound in Medicine and Biology
  4. 4. Kemenkes RI - Pedoman Pemeriksaan Radiologi

Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.