USG Tiroid (USG Kelenjar Gondok)
Pemeriksaan **USG pada kelenjar tiroid di leher** memakai gelombang suara — **tanpa radiasi dan tidak menyakitkan** — untuk menilai ukuran kelenjar dan ciri **nodul**.
Kapan tindakan ini dilakukan?
- Menilai ukuran kelenjar tiroid (gondok/struma) dan apakah membesar
- Memeriksa jumlah dan ciri nodul: padat atau berisi cairan, ukuran, bentuk tepi, serta ada-tidaknya pengapuran (kalsifikasi)
- Membantu menentukan apakah sebuah nodul perlu dibiopsi (FNAB) atau cukup dipantau berkala
- Mengarahkan jarum saat biopsi (FNAB) agar lebih tepat sasaran
- Memantau perubahan nodul dari waktu ke waktu karena aman dan dapat diulang
Persiapan sebelum prosedur
- 1Tidak ada persiapan khusus — tidak perlu puasa
- 2Sebaiknya pakai baju berkerah longgar agar area leher mudah diperiksa
- 3Beri tahu dokter jika sebelumnya pernah operasi atau ada keluhan di leher
- 4Ingat: USG menilai bentuk dan struktur, bukan fungsi tiroid. Untuk menilai fungsi (hipertiroid/hipotiroid) tetap diperlukan tes darah
Langkah prosedur
- 1Pasien berbaring dengan leher sedikit mendongak ke belakang
- 2Gel dioleskan pada kulit leher di area kelenjar tiroid
- 3Petugas menggerakkan probe (transduser) perlahan di permukaan leher
- 4Gambar kelenjar dan nodul muncul di layar dan dinilai dokter
- 5Bila ditemukan nodul mencurigakan, USG dapat memandu biopsi (FNAB) pada kesempatan terpisah
- 6Gel dibersihkan dan pasien bisa langsung beraktivitas
Pemulihan
Risiko & Komplikasi
- Pemeriksaan sangat aman, tanpa radiasi, dan dapat diulang
- Tidak menyakitkan; mungkin terasa sedikit dingin dari gel atau tekanan ringan probe
- Penting: USG menggambarkan bentuk, bukan fungsi. Hasil USG tidak boleh dipakai untuk memulai, menghentikan, atau mengubah obat antitiroid maupun obat lain sendiri — keputusan obat ada di tangan dokter
- Tanda bahaya, segera ke IGD / hubungi 119: jika muncul gejala krisis tiroid (demam tinggi, jantung berdebar sangat cepat, gelisah/bingung) atau krisis adrenal (lemas hebat, tekanan darah jatuh, muntah, nyeri perut) — ini kondisi darurat, bukan urusan USG rutin
Estimasi Biaya
BPJS: dapat ditanggung dengan indikasi medis & rujukan sesuai prosedur. Swasta: sekitar Rp 200.000-700.000.
Biaya bertambah bila disertai biopsi (FNAB) atau dilakukan oleh dokter spesialis.
💡 Belum siap secara finansial untuk biaya tindakan ini? Pelajari opsi cicilan medis + dana kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
- 1. Kemenkes RI
- 2. P2PTM Kemenkes
- 3. WHO
Disclaimer medis: Informasi tindakan medis ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Keputusan untuk menjalani tindakan harus berdasarkan diskusi mendalam dengan dokter spesialis yang menangani Anda.