Lewati ke konten
Penyakit

Frozen Shoulder (Bahu Beku): Penyebab, 3 Fase, dan Cara Mengatasinya

Bahu kaku dan nyeri yang sulit digerakkan bisa jadi frozen shoulder. Pahami tiga fasenya dan kunci pemulihannya.

Tim Redaksi Sehatku
Disusun Tim Redaksi Sehatku7 menit baca6 Juni 2026Diperbarui 6 Juni 2026
Ilustrasi bahu kaku
Sehatku.id

Kalau bahu Anda terasa kaku, nyeri, dan makin sulit diangkat sampai menyisir rambut atau memakai baju pun susah, kondisi ini mungkin bukan sekadar 'salah tidur'. Bisa jadi itu frozen shoulder, atau dalam istilah medis disebut adhesive capsulitis.

## Apa itu frozen shoulder? {#apa-itu}

Frozen shoulder adalah kondisi ketika kapsul sendi bahu (jaringan ikat yang membungkus sendi) mengalami peradangan, menebal, dan mengencang. Akibatnya, ruang gerak bahu menyempit dan timbul nyeri.

Yang khas dari frozen shoulder adalah keterbatasan gerak terjadi baik saat digerakkan sendiri maupun saat dibantu orang lain. Ini membedakannya dari sekadar nyeri otot biasa.

Kabar baiknya: pada sebagian besar kasus, frozen shoulder bisa membaik dengan sendirinya, walau prosesnya panjang dan butuh kesabaran.

## Siapa yang berisiko? {#risiko}

Frozen shoulder lebih sering dialami oleh:

  • Orang berusia 40-60 tahun
  • Wanita lebih sering daripada pria
  • Penyandang diabetes (risiko jauh lebih tinggi)
  • Orang dengan gangguan tiroid
  • Bahu yang lama tidak digerakkan, misalnya setelah patah tulang, operasi, atau stroke yang membuat lengan lama tidak aktif

Mitos yang perlu diluruskan: frozen shoulder bukan karena 'masuk angin' atau 'kena angin malam'. Penyebab utamanya adalah peradangan dan pengencangan kapsul sendi, bukan udara dingin.

## Tiga fase frozen shoulder {#fase}

Frozen shoulder umumnya berjalan melalui tiga fase yang berurutan. Memahami fase ini membantu Anda tidak panik saat pemulihan terasa lambat.

FaseYang terjadiPerkiraan durasi
Freezing (membeku)Nyeri makin terasa, gerak bahu makin terbatas2-9 bulan
Frozen (beku)Nyeri mereda, tapi bahu paling kaku4-12 bulan
Thawing (mencair)Gerak bahu perlahan kembali pulih5-24 bulan

Dari tabel ini terlihat bahwa total pemulihan bisa memakan waktu satu hingga tiga tahun. Durasi setiap orang berbeda-beda, jadi jangan membandingkan kemajuan Anda dengan orang lain.

## Cara mengatasinya {#penanganan}

Tujuan penanganan adalah mengurangi nyeri dan mengembalikan gerak bahu. Berikut pendekatan yang umum dilakukan:

### Fisioterapi dan peregangan (kunci utama)

Ini adalah inti dari pemulihan. Fisioterapi dan latihan peregangan yang teratur membantu kapsul sendi kembali lentur. Lakukan sesuai panduan terapis, perlahan, dan jangan dipaksa sampai nyeri hebat.

### Tetap menggerakkan bahu

Salah satu kesalahan paling umum adalah berhenti menggerakkan bahu karena takut nyeri. Padahal, semakin lama bahu diam, kapsul justru makin kaku. Gerakan lembut dan bertahap setiap hari sangat penting menjaga ruang gerak.

### Meredakan nyeri

  • Kompres hangat sebelum peregangan membantu otot lebih rileks
  • OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen) dapat membantu meredakan nyeri dan radang, sebaiknya sesuai anjuran apoteker atau dokter, terutama bila Anda punya riwayat sakit maag

### Tindakan medis lanjutan

Bila nyeri dan kekakuan berat, dokter mungkin menyarankan injeksi kortikosteroid ke sendi bahu untuk menekan peradangan. Pada kasus tertentu yang tidak membaik, ada pula tindakan lain yang akan dijelaskan dokter.

Catatan: jangan asal pijat keras pada bahu yang sedang sangat nyeri tanpa pemeriksaan, karena bisa memperberat peradangan.

## Kapan harus ke dokter? {#dokter}

Segera periksakan diri bila:

  • Bahu kaku dan nyeri lebih dari beberapa minggu tanpa membaik
  • Anda sulit melakukan aktivitas harian seperti berpakaian atau menyisir
  • Nyeri mengganggu tidur
  • Kekakuan muncul setelah cedera atau patah tulang
  • Anda penyandang diabetes dan mulai merasa bahu mengaku

Dokter dapat memastikan diagnosis, menyingkirkan penyebab lain, dan merancang program rehabilitasi yang tepat.

Yang terpenting: pemulihan frozen shoulder butuh kesabaran. Dengan peregangan rutin, gerakan yang konsisten, dan penanganan nyeri yang tepat, sebagian besar orang dapat kembali menggerakkan bahunya seperti semula.

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz

Cashless di RS rekanan · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis

Lihat Detail

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. PAPDI
  3. 3. Perhimpunan Reumatologi Indonesia

Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.

Bagikan artikel ini

Penulis

Tinjauan Editorial

Tim Redaksi Medis Sehatku

Konten disusun mengacu pada sumber medis resmi

Diperbarui: 5 Juni 2026