Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Transplantasi ginjal (terbaik, tapi keterbatasan donor)
Kapan butuh dialisis?
Indikasi mulai dialisis
Gejala uremia (mual, muntah, gatal)
Cairan berlebih (sesak)
Hiperkalemia tidak terkontrol
Asidosis berat
Kekurangan gizi (uremic malnutrition)
Atau eGFR <6 walau tanpa gejala.
Jenis dialisis
1. Hemodialisis (HD) - paling umum di Indonesia
4 jam, 2-3x/minggu di RS
Akses: AV fistula di lengan (paling baik) atau kateter
Hidup berputar di sekitar jadwal HD
BPJS cover 100% (di RS dengan unit HD)
2. Peritoneal Dialysis (CAPD)
Di rumah, tiap hari
Cairan dialisis dimasukkan-keluarkan via kateter perut
Lebih fleksibel
Risiko peritonitis
Cocok untuk: pasien aktif, tinggal jauh dari RS
3. Transplantasi ginjal
Solusi terbaik (5-yr survival 90% vs HD 50%)
Donor: hidup (saudara/keluarga) atau jenazah
Indonesia: keterbatasan donor jenazah
Cek di RSCM, Soetomo, Hasan Sadikin, Sardjito
Imunosupresan seumur hidup
Proteksi Kesehatan
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.